Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

AS Produksi Vaksin Covid-19 Pada Akhir Musim Panas

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 14 Juli 2020 06:59
Washington: Pembuat obat yang bermitra dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) berada di jalur untuk mulai secara aktif memproduksi vaksin untuk covid-19 pada akhir musim panas. Ini berarti vaksin bisa diproduksi sekitar akhir September.
 
"Jika Anda mengatakan dengan tepat kapan secara harfiah bahan vaksin proses manufaktur dan diproduksi, mungkin empat hingga enam minggu lagi. Tetapi proses manufaktor akan secara aktif pada akhir musim panas," ujar pejabat kesehatan yang menolak disebutkan namanya,” seperti dikutip Channel News Asia, Selasa 14 Juli 2020.
 
Dia menambahkan bahwa pemerintah sudah bekerja dengan perusahaan untuk melengkapi dan membiayai fasilitas manufaktur dan memperoleh bahan baku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Trump telah membantu membiayai pengembangan empat vaksin covid-19 sejauh ini melalui Operation Warp Speed Program, yang bertujuan untuk menghasilkan 300 juta dosis vaksin pada akhir tahun 2021.
 
Pemerintah AS telah memberikan hibah mulai dari beberapa ratus juta dolar hingga lebih dari USD1 miliar kepada Johnson & Johnson, Moderna Inc, AstraZeneca Plc, dan Novovax Inc.
 
Pemerintahan Donald Trump juga menandatangani kontrak USD450 juta awal bulan ini dengan Regeneron Pharmaceuticals Inc untuk membantu menyediakan terapi bagi pasien yang sakit dengan virus tersebut.
 
Uji klinis untuk terapi dapat menghasilkan hasil dalam hitungan minggu, memungkinkan untuk menghasilkan ratusan ribu dosis pada musim gugur, kata pejabat senior administrasi.
 
"Sementara kami berpikir adil untuk mengatakan bahwa kemajuan vaksin terjadi pada kecepatan warp, lebih cepat daripada vaksin apa pun yang telah dikembangkan dalam sejarah, terapi bahkan lebih cepat," kata pejabat itu.
 
“Kesepakatan tidak ditutup untuk perjanjian pendanaan tambahan dan pemerintah berencana untuk mengumumkan lebih banyak di masa depan,” kata pejabat itu.
 
Virus korona telah menginfeksi lebih dari 3 juta orang di Amerika Serikat dan membunuh lebih dari 130.000. Penyebarannya pun terus meningkat.

 

(FJR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif