AS kekurangan vaksin covid-19 untuk didistribusikan ke warga. Foto: AFP
AS kekurangan vaksin covid-19 untuk didistribusikan ke warga. Foto: AFP

AS Kekurangan Vaksin, Inokulasi Dihentikan di Beberapa Tempat

Internasional amerika serikat Virus Korona vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
M Sholahadhin Azhar • 16 Januari 2021 07:21
New York: Kekurangan vaksin covid-19 yang tersebar muncul di garis depan pertempuran Amerika Serikat (AS) melawan pandemi virus korona pada Jumat 15 Januari. Kondisi ini mendorong setidaknya satu sistem perawatan kesehatan besar di New York untuk membatalkan banyak janji bagi orang-orang yang berharap untuk diinokulasi.
 
“Kerusakan rantai pasokan muncul saat negara tersebut berjuang untuk mempercepat laju vaksinasi. Hanya 12,3 juta dosis telah diberikan, dengan hanya 10,6 juta orang telah menerima setidaknya satu dari dua suntikan yang diperlukan,” menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), seperti dikutip AFP, Sabtu 16 Januari 2021.
 
Di New York, Wali Kota Bill de Blasio mengatakan, kota itu telah memvaksinasi sekitar 300.000 dari lebih dari 8 juta penduduknya. Tetapi mereka akan segera mengering minggu depan karena membakar melalui vaksin lebih cepat daripada yang diisi ulang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah mendapatkan pasokan ulang sekarang pada tingkat yang sangat remeh sekitar 100.000 dosis seminggu," kata de Blasio di radio WNYC.
 
"Kami melewati 125.000 dalam empat hari pertama minggu ini, dan jumlah kami meningkat setiap hari,” ucapnya.
 
Di Oregon, Gubernur Kate Brown mengatakan seorang pejabat federal mengakukepadanya bahwa negara bagian tidak akan menerima pasokan vaksin tambahan karena pemerintah federal tidak memiliki cadangan.
 
"Saya menuntut jawaban dari pemerintahan Trump," ujar Brown di Twitter.
 
Demikian pula, Gubernur Colorado Jared Polis mengatakan dia "sangat kecewa" karena  Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS "berbohong kepada" negaranya tentang dosis kedua vaksin yang dijanjikan.
 
Awal pekan ini,  Menteri Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Alex Azar mengatakan pemerintah federal akan mulai mendistribusikan cadangan vaksin ke negara bagian. Posisi serupa yang juga diambil oleh pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden yang akan datang, yang akan mengambil alih pada 20 Januari.
 
Namun, Washington Post melaporkan pada Jumat pagi bahwa pemerintah federal tidak memiliki sisa cadangan dari dua vaksin yang disetujui, satu oleh Pfizer-BioNTech dan yang kedua dari Moderna, yang memiliki izin penggunaan darurat.
 
Mengutip pejabat tak dikenal, the Washington Post melaporkan vaksin cadangan, yang menurut pemerintah federal awalnya disisihkan untuk dosis kedua yang dibutuhkan setiap vaksin, telah didistribusikan mulai akhir Desember.
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif