Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: AFP)
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: AFP)

Rombak Kabinet, Macron Gabungkan Politisi Lama dan Baru

Internasional prancis Emmanuel Macron
Willy Haryono • 07 Juli 2020 08:49
Paris:: Pemerintah Prancis mengumumkan perombakan kabinet pada Senin 6 Juli, yang memperlihatkan gabungan politisi lama dan baru. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut perombakan ini merupakan bagian dari "jalan baru" untuk mendorong kembali perekonomian negara yang terpukul pandemi virus korona (covid-19).
 
Dalam jajaran kabinet terbaru pimpinan Perdana Menteri Jean Castex, pengacara Eric Dupont-Moretti ditunjuk sebagai Menteri Hukum dan Keadilan. Sementara Roselyne Bachelot, perempuan yang pernah tiga kali menjadi menteri di bawah presiden Jacques Chirac dan Nicolas Sarkozy, ditunjuk menjadi Menteri Budaya.
 
Barbara Pompili, seorang pakar ekologi yang bergabung dengan partai penguasa tiga tahun lalu, menggantikan Elisabeth Borne sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Borne tidak meninggalkan kabinet, melainkan hanya berganti jabatan menjadi Menteri Tenaga Kerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari Xinhua, Selasa 7 Juli 2020, Macron tetap mempertahankan beberapa tokoh utama di jajaran kabinet. Jean-Yves Le Drian tetap menjadi Menteri Luar Negeri dan Urusan Eropa, begitu juga dengan Bruno Le Maire yang masih memimpin Kementerian Ekonomi.
 
Florence Parly tetap tetap menjaga posisinya di bidang angkatan bersenjata, dan Olivier Veran bertahan di Kementerian Kesehatan dan Solidaritas.
 
Menteri Anggaran Gerald Darmanin dipindahkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk menggantikan Christophe Castaner. Castener belakangan dikritik gerakan Black Lives Matter atas dugaan rasisme di jajaran Kepolisian Prancis.
 
Kabinet baru Prancis ini terdiri dari 16 menteri dan 15 wakil menteri. Separuh dari mereka adalah perempuan, yang merupakan bagian dari janji Macron mengenai kesetaraan gender. Rapat pertama kabinet baru Prancis dijadwalkan berlangsung Selasa ini.
 
Pekan kemarin, Macron bertekad akan menjalankan "fase baru" dalam kepresidenannya dengan kabinet baru yang lebih segar. Ia mengaku akan fokus memperbaiki sektor perekonomian, sosial dan kesehatan.
 

(WIL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif