Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko saat bertemu di Sochi, Senin 14 September 2020. (Foto: AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko saat bertemu di Sochi, Senin 14 September 2020. (Foto: AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Belarusia Siapkan Respons Keras terhadap Ancaman Militer

Internasional Politik Belarusia
Willy Haryono • 15 September 2020 17:02
Minsk: Kementerian Pertahanan Belarusia mengaku tidak mengesampingkan "respons keras" terhadap segala bentuk ancaman militer dari negara lain. Pernyataan disampaikan usai berlangsungnya pertemuan antara Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi.
 
Lukashenko bertemu Putin saat unjuk rasa masif melanda Belarusia usai berakhirnya pemilihan umum pada 9 Agustus. Oposisi menilai Lukashenko berbuat curang sehingga bisa menang dalam pilpres.
 
Berkuasa sejak 1994, Lukashenko menilai ada kekuatan asing yang sengaja ingin menggoyang stabilitas Belarusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Segala bentuk ancaman akan dijawab dengan respons sesuai kerangka Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO)," ujar Kemenhan Belarusia, dilansir dari laman Tass, Selasa 15 September 2020.
 
CSTO adalah blok keamanan yang dibentuk usai runtuhnya Uni Soviet. Salah satu anggota blok itu adalah Rusia.
 
"Ada beberapa negara tetangga yang berusaha merusak hubungan antara Minsk dan Moskow," tutur Kemenhan Belarusia, satu hari usai Lukashenko dan Putin bertemu di Sochi pada Senin kemarin.
 
Dalam pertemuan di Sochi, Lukashenko mengonfirmasi rencananya mengubah konstitusi negara. Rencana itu merupakan salah satu upaya Lukashenko dalam meredam unjuk rasa di negaranya.
 
Selain mewacanakan penggantian konstitusi, Lukashenko juga berencana menggelar pemilihan umum presiden lebih awal, namun dengan catatan setelah berlangsungnya sebuah referendum.
 
Konstitusi di Belarusia sudah pernah diganti Lukashenko. Namun demonstran oposisi menginginkan agar reformasi di Belarusia diganti ke posisi awal, karena menilai adanya beberapa kekurangan dalam versi saat ini.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif