Presiden AS Donald Trump masih belum mau menerima kemenangan Joe biden. Foto: AFP
Presiden AS Donald Trump masih belum mau menerima kemenangan Joe biden. Foto: AFP

Trump Akan Akui Kemenangan Biden Usai Sertifikasi Suara Elektoral

Internasional amerika serikat joe biden donald trump Pilpres AS 2020
Fajar Nugraha • 27 November 2020 09:33
Delaware: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Kamis bahwa dia akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College Vote atau suara elektoral memberikan suara untuk Presiden terpilih Joe Biden. Trump sebelumnya masih bersikukuh bahwa Pemilus AS dipenuhi dengan kecurangan besar-besaran.
 
“Jika Biden disertifikasi sebagai pemenang pemilihan oleh Electoral College, saya akan meninggalkan Gedung Putih,” ucap Trump berbicara kepada wartawan pada liburan Thanksgiving, seperti dikutip AFP, Jumat 27 November 2020.
 
Tetapi Trump mengatakan akan sulit baginya untuk menyerah dalam keadaan saat ini dan menolak untuk mengatakan apakah dia akan menghadiri pelantikan Biden. Para pemegang suara elektoral dijadwalkan bertemu pada 14 Desember.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemilihan ini adalah penipuan," desak Trump, sambil tidak menawarkan bukti konkret dari penyimpangan pemungutan suara tersebut.
 
Biden dan Trump sama-sama tinggal di dekat rumah untuk merayakan Thanksgiving pada Kamis ketika pandemi virus korona (covid-19) berkecamuk di seluruh negeri.
 
Biden menghabiskan liburannya di kota pantai kecil Rehoboth, Delaware, di mana dia dan istrinya Jill memiliki rumah peristirahatan. Keluarga Biden menjamu putrinya, Ashley Biden dan suaminya Dr. Howard Kerin untuk makan malam.
 
Mantan wakil presiden, yang muncul bersama istrinya dalam pesan video yang diposting ke akun Twitter-nya pada Thanksgiving, mengatakan keluarganya biasanya mengadakan pertemuan besar di Pulau Nantucket di lepas Massachusetts. “Tetapi karena pandemi, kami akan tetap di Delaware tahun ini hanya dengan kelompok kecil di sekitar meja makan kami,” tutur Biden.
 
Dalam pidato bergaya kepresidenan kepada negara yang telah kehilangan lebih dari 260.000 nyawa karena virus korona, presiden terpilih dari Partai Demokrat itu mengatakan orang Amerika membuat "pengorbanan bersama untuk seluruh negara" dan "pernyataan tujuan bersama" dengan tetap di rumah. dengan keluarga dekat mereka.
 
“Saya tahu ini bukanlah cara yang kita harapkan untuk menghabiskan liburan kita. Kami tahu bahwa tindakan kecil tinggal di rumah adalah hadiah untuk sesama orang Amerika,” kata Biden.
 
“Saya tahu tahu hari-hari yang lebih baik akan datang,” imbuh Biden.
 
Sementara Trump lebih suka merayakan liburan di resor Mar-a-Largo di Florida. Tetapi pada Kamis dia tetap di daerah Washington, menghabiskan sebagian pagi di Trump National Golf Club di Virginia tempat dia bermain golf.
 
Jauh berbeda dari tahun lalu ketika dia melakukan kunjungan mendadak ke Afghanistan, di mana dia menyajikan kalkun kepada pasukan AS sebelum duduk untuk makan malam Thanksgiving bersama mereka. Kali ini, Trump berbicara melalui tautan video dari Gedung Putih kepada anggota militer.
 
(ADN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif