WHO peringatkan tahun kedua pandemi covid-19 jauh lebih sulit. Foto: AFP
WHO peringatkan tahun kedua pandemi covid-19 jauh lebih sulit. Foto: AFP

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Mungkin Lebih Sulit

Internasional Virus Korona WHO covid-19
Surya Perkasa • 14 Januari 2021 06:56
Jenewa: Tahun kedua pandemi covid-19 mungkin lebih sulit daripada yang pertama mengingat bagaimana virus korona baru menyebar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyoroti penyebaran di belahan bumi utara karena varian yang lebih menular.
 
"Kami akan memasuki tahun kedua ini, bahkan bisa lebih sulit mengingat dinamika transmisi dan beberapa masalah yang kami lihat," kata Mike Ryan, pejabat tinggi darurat WHO, seperti dikutip AFP, Kamis 14 Januari 2021.
 
Jumlah kematian di seluruh dunia mendekati 2 juta orang sejak pandemi dimulai, dengan 91,5 juta orang terinfeksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WHO, dalam pembaruan epidemiologi terbaru yang dikeluarkan 13 Januari 2021 mengatakan, setelah dua minggu lebih sedikit kasus yang dilaporkan. Sekitar lima juta kasus baru dilaporkan minggu lalu, kemungkinan akibat dari melemahnya pertahanan selama musim liburan di mana orang dan virus datang bersama.
 
"Pastinya di belahan bumi utara, khususnya di Eropa dan Amerika Utara, kami telah melihat badai musim yang sempurna seperti itu dingin, orang-orang masuk ke dalam, kerumunan sosial yang meningkat dan kombinasi faktor-faktor yang telah mendorong peningkatan penularan di banyak, banyak negara,” tegas Ryan.
 
Maria Van Kerkhove, Direktur teknis WHO untuk covid-19, memperingatkan: "Setelah liburan, di beberapa negara situasinya akan menjadi jauh lebih buruk, sebelum akhirnya membaik."
 
Di tengah kekhawatiran yang berkembang dari varian virus korona lebih menular yang pertama kali terdeteksi di Inggris, pemerintah di seluruh Eropa pada Rabu mengumumkan pembatasan virus korona yang lebih ketat dan lebih lama.
 
Itu termasuk persyaratan kantor yang lebih ketat dan penutupan toko di Swiss, keadaan darurat covid-19 Italia yang diperpanjang, dan upaya Jerman untuk lebih mengurangi kontak antara orang-orang. Namun sejauh ini tetap untuk mengendalikan virus korona.
 
"Saya khawatir kami akan tetap dalam pola puncak dan menurun yang berulang-ulang. Kami dapat melakukannya (pencegahan) dengan lebih baik," tegas Van Kerkhove.
 
Van Kerkhove menyerukan untuk menjaga jarak fisik. “Semakin jauh, semakin baik, tapi pastikan Anda menjaga jarak itu dari orang-orang di luar rumah dekat Anda,” pungkasnya.
 
(SUR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif