Seorang perempuan berjalan melewati deretan bendera di Pyongyang, Korut. (AFP)
Seorang perempuan berjalan melewati deretan bendera di Pyongyang, Korut. (AFP)

PBB Sudah Tak Punya Satu Pun Staf Internasional di Korea Utara

Internasional pbb korea utara vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Willy Haryono • 21 Maret 2021 07:52
Seoul: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah tidak memiliki satu pun staf internasional di Korea Utara (Korut). Meski mengklaim sebagai negara bebas Covid-19, Korut telah mengunci perbatasan mereka demi menghalau kedatangan virus tersebut.
 
Penutupan perbatasan ini meliputi semua orang tanpa terkecuali, termasuk diplomat dan warga negara asing.
 
Sebelumnya pada pekan ini, dua staf PBB tersisa dari Program Makanan Dunia (WFP) dilaporkan sudah pergi dari Pyongyang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan bahwa kantor perwakilan PBB di Korut tetap buka dan berfungsi. Ia menegaskan bahwa staf PBB akan bekerja untuk Korut dari jarak jauh dengan dibantu beberapa staf lokal.
 
Dujarric mengatakan bahwa setelah lebih dari satu tahun di Korut, staf internasional PBB telah bertolak pulang ke keluarga mereka masing-masing. Mereka diyakini akan kembali ke Pyongyang begitu penutupan perbatasan terkait pandemi sudah dicabut.
 
"Operasi WFP akan ditangani staf lokal di Pyongyang, sementara staf internasional bekerja dari jarak jauh," sebut Dujarric, dilansir dari laman New York Post pada Sabtu, 20 Maret 2021.
 
Beberapa agensi PBB termasuk WFP, WHO, dan UNICEF memiliki kantor perwakilan di Korut. Namun hingga kini belum dapat diketahui kapan staf internasional ketiga agensi itu dapat kembali ke Pyongyang.
 
Sejumlah pakar mempertanyakan klaim Korut mengenai nol kasus Covid-19. Korut, negara dengan sistem kesehatan publik yang rapuh, berisiko dilanda krisis kemanusiaan jika wabah Covid-19 terjadi di sana.
 
COVAX, skema kesehatan internasional untuk mendorong akses global vaksin Covid-19, mengatakan pada bulan lalu bahwa Korut dapat menerima 1,9 juta dosis vaksin yang dibuat di India di kuartal II tahun ini. Korut memiliki total populasi sekitar 26 juta jiwa.
 
"PBB bekerja sama dengan pemerintah (Korut) dalam mendukung kampanye vaksinasi COVAX. Semoga kerja sama ini dapat menghadirkan kesempatan bagi staf kami untuk kembali," sebut Dujarric.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif