Kamala Harris disuntik dosis kedua vaksin covid-19 di Bethesda, Maryland pada Selasa, 26 Januari 2021. (Brendan Smialowski/AFP/Getty)
Kamala Harris disuntik dosis kedua vaksin covid-19 di Bethesda, Maryland pada Selasa, 26 Januari 2021. (Brendan Smialowski/AFP/Getty)

Kamala Harris Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden vaksin covid-19 Kamala Harris Vaksinasi covid-19 Pfizer Moderna
Willy Haryono • 27 Januari 2021 08:07
Maryland: Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dan suaminya, Doug Emhoff, menerima suntikan dosis kedua vaksin virus korona (covid-19). Vaksin yang mereka terima adalah buatan perusahaan Moderna.
 
Penyuntikan kepada Harris dilakukan di Institut Kesehatan Nasional di Bethesda, Maryland pada Selasa, 26 Januari.
 
"Tolong terima vaksin jika memang sudah giliran Anda," kata Harris kepada seluruh warga AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Disuntik vaksin tidak sakit, dan akan menyelamatkan nyawa Anda semua," lanjutnya, dilansir dari laman Independent pada Rabu, 27 Januari 2021.
 
Beberapa saat usai menerima vaksin, Harris menceritakan bahwa Institut Kesehatan Nasional adalah tempat ibunya bekerja sebagai peneliti kanker payudara. Ia menyebut pekerjaan yang dilakukan sang ibu dan rekan-rekannya bertujuan untuk menyelamatkan banyak nyawa.
 
"Melalui riset dan dedikasi, para ilmuwan dan profesional medis ini menciptakan telah sesuatu yang dapat menyelamatkan nyawa Anda, nyawa keluarga dan juga masyarakat," ungkap Harris.
 
Di hari yang sama, Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa pemerintahannya telah memesan tambahan 200 juta dosis vaksin covid-19 dari Moderna dan juga Pfizer. Tambahan ini menjadikan total vaksin yang sudah dipesan AS mencapai 600 juta -- cukup untuk memvaksinasi 300 juta warga Amerika.
 
Baca:  AS Pesan Tambahan 200 Juta Vaksin Covid-19
 
Biden memprediksi 300 juta warga AS akan menerima vaksin covid-19 pada akhir musim panas atau awal musim gugur tahun ini. Estimasi ini tak jauh berbeda dari yang diperkirakan pemerintahan terdahulu di bawah Donald Trump.
 
Sebelumnya, Biden telah berjanji menghadirkan 100 juta dosis vaksin covid-19 di 100 hari pertamanya sebagai presiden. Ia mengatakan jajarannya terus meningkatkan distribusi vaksin covid-19 ke negara-negara bagian dan wilayah administratif AS.
 
Peningkatan dilakukan dari 8,6 juta dosis vaksin per pekan menjadi minimal 10 juta. "Ini memungkinkan jutaan warga Amerika divaksinasi lebih cepat dari perkiraan," sebut Biden.
 
Seperti Harris, Biden juga telah disuntik dosis kedua vaksin covid-19. Suntikan kedua diterimanya dengan jeda waktu tiga pekan dari yang pertama.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif