Badai Laura diprediksi menghantam Texas dan Louisiana, AS, pada Rabu malam hingga Kamis 27 Agustus 2020. (Foto: RAMMB/NOAA/NESDIS/AFP/Getty)
Badai Laura diprediksi menghantam Texas dan Louisiana, AS, pada Rabu malam hingga Kamis 27 Agustus 2020. (Foto: RAMMB/NOAA/NESDIS/AFP/Getty)

Badai Laura Terus Menguat dan Bergerak ke Arah Texas

Internasional amerika serikat topan badai
Willy Haryono • 26 Agustus 2020 20:03
Texas: Badai Texas diprediksi semakin menguat hingga mencapai level "Kategori 4" seiring pergerakannya menuju Texas dan Louisiana, Amerika Serikat, Rabu 26 Agustus 2020. Sejumlah data satelit memperlihatkan Laura berubah menjadi "badai dahsyat" yang dapat memicu hujan deras dan merusak banyak rumah.
 
"Belum ada tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat," kata laporan Pusat Badai Nasional AS (NHC), disitat dari laman CP24.
 
"Warga di sejumlah wilayah tidak akan memercayai apa yang mereka lihat saat mereka terbangun pada Kamis pagi," ucap Stacy Stewart, seorang pakar badai senior dari NHC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Stewart memprediksi, Laura dapat memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah pesisir. Untuk beberapa area, Stewart memprediksi ketinggian gelombang dapat mencapai sekitar 4,5 meter.
 
NHC sebelumnya melaporkan bahwa Laura telah menguat hampir 70 persen dalam kurun waktu 24 jam. Kecepatan putaran angin maksimal badai tersebut bertambah menjadi 175 kilometer per jam.
 
Donald Jones, pakar meteorologi dari Badan Cuaca Nasional AS (NWS), memprediksi pemadaman listrik dan tumbangnya pepohonan di banyak wilayah saat Laura tiba. Selain rumah warga, Laura juga diprediksi akan merusak banyak pertokoan dan tempat usaha.
 
"Situasinya akan sangat serius nanti," sebut Jones. NWS mengestimasi pemadaman listrik akibat terjangan Laura di beberapa wilayah mungkin akan terjadi secara berkala selama berbulan-bulan.
 
Selasa kemarin, lebih dari 500 ribu orang telah diminta mengungsi dari wilayah Pesisir Teluk di sepanjang garis negara bagian Texas-Louisiana. Sebanyak 385 ribu orang diminta mengungsi dari beberapa kota di Texas, sedangkan 200 ribu lainnya dari Calcasieu Parish di Louisiana.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif