Serangan Rusia di Donetsk tewaskan 21 orang./AFP
Serangan Rusia di Donetsk tewaskan 21 orang./AFP

Serangan Rusia di Donetsk Tewaskan 21 Warga Sipil

Internasional ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina
Marcheilla Ariesta • 04 Mei 2022 20:05
Donetsk: Serangan Rusia di wilayah Donetsk, timur Ukraina menewaskan sedikitnya 21 warga sipil. Serangan ini juga melukai 27 orang lainnya.
 
Gubernur regional Pavlo Kyrylenko mengatakan, angka kematian tersebut yang tertinggi dalam sebulan terakhir.
 
Kyrylenko mengatakan, setidaknya 10 orang tewas setelah Rusia menembaki pabrik kimia Avdiivka, salah satu yang terbesar di Eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lima orang lagi tewas di kota Lyman, empat di Kota Vuhledar dan masing-masing satu di Desa Velyka Novosilka dan Shandrygolove," katanya, dilansir dari Al Jazeera, Rabu, 4 Mei 2022.
 
Angka korban tewas tertinggi di wilayah itu terjadi pada serangan bulan lalu di stasiun kereta api di kota Kramatorsk. Lebih dari 50 orang meninggal.
 
"Untuk setiap kejahatan yang dilakukan di tanah kami, Rusia akan dihukum," kata Kyrylenko.
 
Sementara itu, serangan dan penembakan juga meningkat di Luhansk. Bahkan, serangan sangat parah terjadi di sekitar Popasna, di mana tidak mungkin untuk mengatur evakuasi.
 
Baca juga: Rusia akan Boikot Pertemuan DK PBB dengan Komite Uni Eropa
 
"Tidak ada kota yang aman di wilayah Luhansk," kata gubernur regional Serhiy Haidai.
 
Pasukan Rusia telah mengarahkan senjata terberat mereka ke timur dan selatan Ukraina setelah gagal merebut Kiev. Moskow saat ini juga mencoba membatasi akses Ukraina ke Laut Hitam, yang penting untuk ekspor biji-bijian dan logam mereka.
 
Kyrylenko mengatakan, penyerangan di Avdiivka terjadi ketika para pekerja baru saja menyelesaikan shift mereka.
 
"Rusia tahu ke mana mereka membidik," serunya.
 
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pasukannya telah menyerang sebuah lapangan terbang militer di dekat pelabuhan Laut Hitam di selatan Odesa. Mereka menghancurkan drone, rudal, dan amunisi yang dipasok ke Ukraina oleh Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
 
Ukraina menuturkan, ada tiga rudal yang menargetkan wilayah Odesa. Mereka mengklaim berhasil mencegah semua rudal yang ditembakkan Rusia.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif