Logo di markas besar WHO di Jenewa, Swiss. (AFP)
Logo di markas besar WHO di Jenewa, Swiss. (AFP)

Kasus Cacar Monyet di Eropa Lampaui 100, WHO Gelar Pertemuan Darurat

Willy Haryono • 21 Mei 2022 11:27
Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggelar pertemuan darurat dalam membahas wabah cacar monyet, setelah jumlah penyakit tersebut sudah melampaui 100 di Eropa.
 
Disebut Jerman sebagai wabah terbesar cacar monyet di Eropa, kasus-kasusnya terkonfirmasi di setidaknya sembilan negara -- Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia dan Inggris.
 
Di luar Eropa, kasus cacar monyet terkonfirmasi di Amerika Serikat, Kanada dan Australia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spanyol mencatat 24 kasus baru cacar monyet pada Jumat kemarin, yang sebagian besarnya berada di wilayah Madrid. Dari tambahan tersebut, total kasus cacar monyet di Eropa mencapai 30.
 
Otoritas Madrid berusaha keras melakukan pelacakan kontak, terutama kasus-kasus yang berasal dari sebuah sauna di ibu kota Spanyol tersebut. Di Spanyol, istilah "sauna" mendeskripsikan sebuah tempat yang biasa dijadikan ajang berkumpul oleh kelompok gay.
 
"Departemen Kesehatan Publik akan merilis analisis lebih mendetail untuk mengendalikan penularan, memutus rantai transmisi dan memitigasi penyebaran virus," ucap Kepala Kesehatan Regional Enrique Ruiz Escudero, dilansir dari Brisbane Times, Sabtu, 21 Mei 2022.
 
Sebuah rumah sakit di Israel tengah merawat sebuah pria berusia 30-an tahun yang memperlihatkan gejala konsisten dengan cacar monyet. Ia dirawat setelah bepergian dari Eropa Barat.
 
Pertama diidentifikasi di monyet, penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak dekat dan jarang menyebar di luar Afrika. Alhasil, kemunculannya di Eropa memicu kekhawatiran, termasuk di kalangan WHO.
 
Sejumlah ilmuwan meyakini cacar monyet tidak akan berevolusi menjadi pandemi seperti Covid-19. Ini dikarenakan virus cacar monyet tidak mudah menyebar seperti SARS-COV-2.
 
Baca:  Mengenal Asal Usul dan Gejala Cacar Monyet, dari Hewan Liar Menular ke Manusia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif