Sekelompok imigran gelap menggunakan perahu karet. (AFP)
Sekelompok imigran gelap menggunakan perahu karet. (AFP)

Inggris-Prancis Sepakat Hentikan Perlintasan Imigran Gelap

Internasional imigran gelap inggris prancis
Willy Haryono • 29 November 2020 18:03
London: Inggris dan Prancis menandatangani sebuah perjanjian baru pada Sabtu, 28 November, dalam upaya menghentikan perlintasan imigran gelap yang biasa menggunakan Selat Inggris. Lewat perjanjian ini, kedua negara akan meningkatkan patroli dan juga penggunaan teknologi dalam menghentikan arus imigran gelap yang menggunakan Selat Inggris.
 
Perlintasan imigran gelap melalui Selat Inggris relatif berbahaya, dan sering memakan korban jiwa. Ini dikarenakan banyak imigran gelap yang nekat menggunakan perahu kecil atau karet, atau bahkan berenang.
 
Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan bahwa di bawah perjanjian ini, jumlah petugas patroli di pantai-pantai Prancis akan diperbanyak dua kali lipat. Peralatan baru termasuk pesawat tanpa awak (drone) dan radar juga akan dikerahkan untuk membantu patroli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahun ini, ratusan orang -- termasuk anak-anak kecil -- telah tertangkap saat berusaha menyeberang menuju Inggris selatan dari Prancis bagian utara. Sebagian dari mereka tewas tenggelam saat melintasi Selat Inggris.
 
Baca:  Imigran Anak Diselamatkan dari Kapal di Selat Inggris
 
Patel mengatakan bahwa perjanjian ini merupakan langkah maju Inggris dan Prancis dalam menjadikan selat tersebut tak dapat lagi dilewati imigran gelap.
 
"Atas bertambahnya jumlah pattroli dan peningkatan data intelijen, kini jumlah imigran yang meninggalkan Prancis sudah berkurang," kata Patel, dilansir dari laman France 24 pada Minggu, 29 November 2020.
 
Kedua negara berencana melanjutkan dialog lebih lanjut demi mengurangi tekanan keimigrasian di perbatasan mereka, yang diperkirakan masih akan terjadi tahun depan.
 
Kepada media lokal, Patel mengatakan bahwa otoritas Prancis telah menghentikan 5.000 imigran yang hendak pergi ke Inggris sepanjang tahun ini. Ia juga mengatakan dalam 10 tahun terakhir, Inggris telah memberi Prancis GBP150 juta untuk menangani masalah keimigrasian.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif