WHO khawatirkan 'infodemik' bisa rusak upaya vaksinasi covid-19. Foto: AFP
WHO khawatirkan 'infodemik' bisa rusak upaya vaksinasi covid-19. Foto: AFP

WHO: Berita Palsu Merusak Upaya Vaksinasi Covid-19

Internasional WHO covid-19 vaksin covid-19
Fajar Nugraha • 26 November 2020 16:06
Paris: Pada awal Februari, dengan pandemi global covid-19 menyebar dengan cepat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan tentang ‘infodemik’. Ini adalah gelombang berita palsu dan informasi yang salah tentang penyakit baru yang mematikan di media sosial.
 
Sekarang, dengan harapan bergantung pada vaksin covid-19, WHO dan para ahli memperingatkan bahwa fenomena yang sama dapat membahayakan peluncuran program imunisasi yang dimaksudkan untuk mengakhiri penderitaan.
 
"Penyakit virus korona adalah pandemi pertama dalam sejarah di mana teknologi dan media sosial digunakan dalam skala besar untuk membuat orang tetap aman, terinformasi, produktif dan terhubung," kata WHO, seperti dikutip AFP, Kamis 26 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada saat yang sama, teknologi yang kami andalkan untuk tetap terhubung dan terinformasi memungkinkan dan memperkuat infodemik yang terus merusak respons global dan membahayakan langkah-langkah untuk mengendalikan pandemi,” imbuh WHO.
 
Lebih dari 1,4 juta orang telah meninggal sejak pandemi muncul di Tiongkok akhir tahun lalu. Tetapi tiga pengembang sudah mengajukan permohonan persetujuan agar vaksin mereka digunakan pada awal Desember.
 
Baca: Uni Eropa akan Mulai Vaksinasi Covid-19 Saat Natal.
 
Di luar logistik, pemerintah juga harus menghadapi skeptisisme atas vaksin yang dikembangkan dengan kecepatan rekor pada saat media sosial telah menjadi alat untuk informasi sekaligus menyebar kebohongan tentang virus.
 
WHO mendefinisikan infodemik sebagai informasi yang melimpah, baik online maupun offline, termasuk "upaya yang disengaja untuk menyebarkan informasi yang salah".
 
Halaman Selanjutnya
Bulan lalu, sebuah studi dari…
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif