WHO khawatirkan 'infodemik' bisa rusak upaya vaksinasi covid-19. Foto: AFP
WHO khawatirkan 'infodemik' bisa rusak upaya vaksinasi covid-19. Foto: AFP

WHO: Berita Palsu Merusak Upaya Vaksinasi Covid-19

Internasional WHO covid-19 vaksin covid-19
Fajar Nugraha • 26 November 2020 16:06

Bulan lalu, sebuah studi dari Cornell University di Amerika Serikat menemukan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menjadi pendorong kesalahan informasi covid-19 terbesar di dunia selama pandemi.
 
Pada April, Trump memikirkan kemungkinan menggunakan disinfektan di dalam tubuh untuk menyembuhkan virus dan juga mempromosikan perawatan yang belum terbukti.
 
Sejak Januari, AFP telah menerbitkan lebih dari 2.000 artikel pengecekan fakta yang membongkar klaim palsu tentang virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tanpa kepercayaan yang tepat dan informasi yang benar, tes diagnostik tidak digunakan, kampanye imunisasi , tidak akan memenuhi target mereka dan virus akan terus berkembang," sebut WHO.

Skala tak tertandingi

Sebanyak tiga pengembang vaksin yakni, Pfizer-BioNTech, Moderna dan AstraZeneca-University of Oxford memimpin paket, dan beberapa pemerintah sudah berencana untuk mulai memvaksinasi mereka yang paling rentan tahun ini.
 
Baca: AS Distribusi 6,4 Juta Vaksin Covid-19 pada Minggu Pertama Desember.
 
“Tetapi dengan Facebook, Twitter, YouTube dan WhatsApp bertindak sebagai vektor untuk fakta meragukan dan berita palsu, disinformasi kini telah mencapai skala yang tak tertandingi," ucap Sylvain Delouvee, seorang peneliti Psikologi Sosial di Rennes 2 University.
 
Temuan itu pun diakui oleh Rory Smith dari situs web anti-disinformasi First Draft.
 
"Dari perspektif informasi, (krisis virus korona) tidak hanya menggarisbawahi skala misinformasi di seluruh dunia, tetapi juga dampak negatif misinformasi terhadap kepercayaan pada vaksin, institusi, dan temuan ilmiah secara lebih luas," tegas Smith.
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif