Anak-anak sekolah menggunakan masker di Stamford, Connecticut, AS. (AFP/JOHN MOORE)
Anak-anak sekolah menggunakan masker di Stamford, Connecticut, AS. (AFP/JOHN MOORE)

Hampir 280 Ribu Anak Sekolah di AS Terinfeksi Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 29 September 2020 08:16
Washington: Hampir 280 ribu anak sekolah di Amerika Serikat terinfeksi virus korona (covid-19) antara tanggal 1 Maret dan 19 September. Data disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada Senin, 28 September 2020.
 
Angka tersebut berkisar empat persen dari total kasus covid-19 di AS. CDC mengatakan anak-anak usia antara 12 dan 17 tahun dua kali lebih rentan terinfeksi covid-19 dibanding mereka yang berusia 5-11 tahun.
 
Rata-rata kasus baru covid-19 di kalangan anak-anak di AS meningkat secara stabil sepanjang musim semi, dan kemudian melonjak di musim panas, dengan puncaknya di tanggal 19 Juli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari Juli, jumlah kasus covid-19 di kalangan anak-anak AS kemudian relatif datar selama beberapa pekan, sebelum akhirnya menurun di akhir Agustus. CDC mengatakan, data ini membantu menentukan tren infeksi covid-19 saat sejumlah sekolah di AS kembali menerapkan metode belajar tatap muka.
 
"Sejumlah studi mengindikasikan bahwa pembelajaran tatap muka relatif aman di tengah masyarakat dengan rata-rata penularan SARS-CoV-2 yang rendah. Namun risiko penularan (di kalangan anak-anak) dapat meningkat saat transmisi covid-19 di lingkungan tempat mereka tinggal sudah tinggi sejak awal," tulis CDC, dikutip dari laman AFP, Selasa 29 September 2020.
 
Laporan CDC juga menyebutkan beberapa data yang sudah diketahui sebelumnya, seperti anak-anak dari etnis Hispanik dan kulit hitam lebih berisiko mengalami gejala parah covid-19 dibanding kelompok lain. Anak-anak dengan penyakit bawaan juga lebih rentan terhadap penularan covid-19.
 
Secara total, laporan CDC menyebutkan adanya 277.285 anak terinfeksi covid-19 di AS. Sebanyak 3.240 dari mereka pernah dirawat, 404 masuk unit perawatan intensif, dan 51 meninggal. Angka sesungguhnya kemungkinan lebih tinggi lagi karena CDC tidak memasukkan anak-anak terinfeksi covid-19 yang tidak menunjukkan gejala atau asimtomatik.
 
Meski risiko anak-anak tertular covid-19 relatif rendah, sejumlah pakar kesehatan khawatir kelompok usia muda dapat menularkan virus tersebut ke orang tua mereka.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif