Presiden AS Donald Trump (kiri) menyaksikan pidato singkat dari Amy Coney Barrett di Gedung Putih, Washington, 26 September 2020. (Olivier Douliery/AFP/Getty)
Presiden AS Donald Trump (kiri) menyaksikan pidato singkat dari Amy Coney Barrett di Gedung Putih, Washington, 26 September 2020. (Olivier Douliery/AFP/Getty)

Trump Nominasikan Amy Coney Barrett sebagai Calon Hakim MA

Internasional amerika serikat donald trump
Willy Haryono • 27 September 2020 07:33
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menominasikan Amy Coney Barrett, seorang tokoh favorit kubu konservatif, untuk menjadi hakim baru di jajaran Mahkamah Agung AS. Berbicara di Gedung Putih, Trump mendeskripsikan Barrett sebagai "perempuan dengan pencapaian yang tak tertandingi."
 
Jika diloloskan jajaran senator, Barrett akan menggantikan hakim berhaluan liberal Ruth Bader Ginsburg yang belum lama ini meninggal dunia di usia 87 tahun.
 
Nominasi Barrett akan memicu perang konfirmasi di Senat AS menjelang pemilihan umum presiden pada November mendatang. Sebagian besar politisi Partai Republik ingin Ginsburg diganti sebelum pilpres, sementara Partai Demokrat sebaliknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menyebut Barrett sebagai nominasi pilihannya, Trump menyebutnya sebagai "hakim luar biasa" dengan "loyalitas tak tertandingi terhadap konstitusi."
 
Dikutip dari BBC, Minggu 27 September 2020, Barrett akan memperlebar dominasi tokoh konservatif di Mahkamah Agung AS jika terpilih menjadi pengganti Ginsburg. Ia mengaku siap menjadi hakim Mahkamah Konstitusi AS, dan hanya akan bekerja berdasarkan hukum.
 
"Hakim bukan pembuat kebijakan, dan mereka harus tegas dalam mengesampingkan segala pandangan yang mereka mungkin miliki," tegas Barrett.
 
Calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, mendesak Senat AS untuk tidak mengganti Ginsburg sebelum warga AS selesai memilih presiden dan wakil presiden serta anggota Kongres baru.
 
"Konstitusi Amerika Serikat didesain untuk memberikan pemilih satu kesempatan agar suara mereka didengar mengenai siapa yang berkuasa di pengadilan. Momen itu adalah saat ini, dan suara mereka harus didengar," tutur Biden.
 
Trump sudah dua kali menunjuk tokoh yang kini menjadi hakim Mahkamah Konstitusi AS, yakni Neil Gorsuch di tahun 2017 dan Brett Kavanaugh satu tahun setelahnya.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif