Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto: AFP
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto: AFP

Soal Aturan Baru Covid-19, PM Inggris Hadapi Kemarahan Anggota Parlemen

Medcom • 14 Desember 2021 19:06
London: Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson disebut menghadapi reaksi keras dari anggota parlemennya sendiri atas pembatasan baru covid-19 pada Selasa, 14 Desember 2021. Johnson tengah berjuang melawan penurunan dukungan dan pertanyaan terkait masa depannya.
 
Dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 14 Desember 2021, anggota partai Konservatif Johnson telah mengecam aturan baru tentang pemakaian masker wajah, pengujian, isolasi diri, dan izin vaksin. Aturan ini dinilai merusak kebebasan publik.
 
Anggota parlemen Inggris, Steve Baker dari Grup Pemulihan Covid-19 Inggris (CRG) menuduh, Johnson menciptakan “distopia yang menyedihkan” dengan memperkenalkan pembatasan “tidak proporsional” berdasarkan bukti yang tidak lengkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan menteri junior Brexit mengatakan pada akhir pekan, penentangan terhadap serangkaian pemungutan suara untuk mengabadikan aturan dalam hukum adalah tentang “masyarakat seperti apa yang kita ciptakan”.
 
Namun, Johnson diketahui mempertahankan tindakan yang lebih keras segera diperlukan segera guna mencegah rumah sakit kewalahan oleh “gelombang pasang” infeksi Omicron dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.
 
Pemimpin berusia 57 tahun tersebut mengatakan pada Senin, setidaknya satu orang telah meninggal setelah tertular varian virus korona.
 
Serentetan penularan disebut juga mendatangkan malapetaka pada perlengkapan olahraga. Liga Premier Inggris melaporkan, rekor 42 kasus baru di antara pemain dan staf sepak bola pada Senin, dengan wabah memaksa Manchester United (MU) untuk menunda pertandingan melawan Brentford pada Selasa.
 
Liga Premier pun telah memberitahu klub untuk menerapkan kembali tindakan darurat covid-19, setelah pengenalan aturan baru guna membatasi penyebaran Omicron pekan lalu.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif