Presiden AS Joe Biden katakan akan mendukung Taiwan melawan Tiongkok. Foto: AFP
Presiden AS Joe Biden katakan akan mendukung Taiwan melawan Tiongkok. Foto: AFP

Biden Katakan ‘Ya', AS Akan Dukung Taiwan Lawan Tiongkok

Internasional Tiongkok joe biden taiwan Biden Dukung Taiwan
Fajar Nugraha • 22 Oktober 2021 13:47
Baltimore: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis 21 Oktober 2021 mengatakan, AS akan datang untuk membela Taiwan jika pulau itu diserang oleh Tiongkok. Selama ini, Tiongkok menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.
 
"Ya," jawabnya ketika ditanya dalam sesi townhall CNN tentang membela Taiwan. "Kami memiliki komitmen untuk itu,” imbuh Biden.
 
Pernyataan Biden bertentangan dengan kebijakan lama AS yang dikenal sebagai "ambiguitas strategis”. Kebijakan ini menunjukkan  Washington membantu membangun pertahanan Taiwan, tetapi tidak secara eksplisit berjanji untuk membantu pulau itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia membuat janji serupa pada bulan selama wawancara dengan ABC, bersikeras bahwa AS akan selalu membela sekutu kunci, termasuk Taiwan, meskipun penarikan dari Afghanistan dalam menghadapi kemenangan Taliban.
 
“Amerika Serikat membuat ‘komitmen suci’ untuk membela sekutu NATO di Kanada dan Eropa dan itu sama dengan Jepang, sama dengan Korea Selatan, sama dengan Taiwan,” tegas Biden, AFP melaporkan, Jumat 22 Oktober 2021.
 
Gedung Putih kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa kebijakan AS tentang Taiwan ‘tidak berubah’. Biden mengatakan dia tidak khawatir tentang konflik yang disengaja dengan Tiongkok tetapi lebih khawatir dengan eskalasi yang tidak disengaja.
 
“Tiongkok, Rusia, dan seluruh dunia tahu bahwa kita memiliki militer paling kuat dalam sejarah dunia. Jangan khawatir apakah mereka akan menjadi lebih kuat," ucapnya.
 
"Tapi Anda harus khawatir apakah mereka akan terlibat dalam aktivitas yang menempatkan mereka pada posisi di mana mereka mungkin melakukan kesalahan serius,” imbuh Biden.
 
Biden juga mengatakan dia tidak tertarik dengan konflik berkepanjangan dengan Negeri Tirai Bambu.
 
“Saya telah berbicara dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan Xi Jinping daripada pemimpin dunia lainnya. Itulah mengapa Anda mendengar orang mengatakan Biden ingin memulai Perang Dingin baru dengan Tiongkok. Saya tidak ingin Perang Dingin dengan Tiongkok. Saya ingin Tiongkok memahami bahwa kami tidak akan mundur dan mengubah pandangan kami,” tegas Biden.
 
Berbicara kepada wartawan sebelumnya pada Kamis, Duta Besar Tiongkok untuk PBB Zhang Jun mengatakan mereka sedang mengejar “penyatuan kembali secara damai” dengan Taiwan dan menanggapi “upaya separatis” oleh Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.
 
“Kami bukan pembuat onar. Sebaliknya, beberapa negara – khususnya AS – mengambil tindakan berbahaya, membawa situasi di Selat Taiwan ke arah yang berbahaya,” katanya.
 
“Saya pikir pada saat ini yang harus kita sebut adalah bahwa Amerika Serikat menghentikan praktik semacam itu. Menyeret Taiwan ke dalam perang jelas bukan kepentingan siapa pun. Saya tidak melihat bahwa Amerika Serikat akan mendapatkan apa pun dari itu,” pungkas Zhang.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif