Warga Amerika Serikat memakai masker saat menjalankan aktivitas sehari-hari. (AFP)
Warga Amerika Serikat memakai masker saat menjalankan aktivitas sehari-hari. (AFP)

CDC: Varian Covid-19 Inggris Dapat Menyebar Luas di AS

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19
Willy Haryono • 16 Januari 2021 12:04
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperingatkan bahwa varian baru virus korona (covid-19) yang pertama kali terdeteksi di Inggris dapat menjadi mutasi dominan di seantero AS pada Maret mendatang. CDC mengestimasi, kasus varian baru ini dapat "melonjak cepat" di AS dalam beberapa pekan ke depan.
 
CDC khawatir lonjakan kasus varian baru di AS dapat menambahkan beban sistem kesehatan Negeri Paman Sam yang sudah kerepotan menangani gelombang pasien covid-19.
 
Dikutip dari laman BBC pada Sabtu, 16 Januari 2021, peringatan disampaikan CDC saat presiden terpilih AS Joe Biden mengumumkan rencana ambisiusnya dalam meningkatkan vaksinasi covid-19 di seantero negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk memenuhi target vaksinasi 100 juta warga AS dalam 100 hari pertamanya sebagai presiden, Biden mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengambil peran yang lebih aktif dalam pendistribusian vaksin.
 
Ia menjabarkan sebuah rencana pembangunan sejumlah pusat vaksinasi, mempekerjakan lebih banyak tenaga medis, dan memastikan vaksin covid-19 tersedia untuk semua, termasuk kelompok minoritas.
 
Baca:  Biden Jabarkan Rencana Peningkatan Vaksinasi Covid-19 Amerika
 
Data resmi menunjukkan, sejauh ini 12,2 juta dosis vaksin telah disuntikkan ke warga AS -- angka yang dinilai Biden belum cukup. Sementara dalam hal pendistribusian, lebih dari 30 juta vaksin telah dikirim ke sejumlah negara bagian.
 
Dalam sebuah pidato pada Jumat kemarin, Biden mengatakan kepada warga AS bahwa saat ini "kita masih berada di tengah musim dingin yang sangat gelap." Ia mengakui bahwa situasi di AS dapat memburuk, sebelum nantinya membaik.
 
"Ini akan menjadi salah satu upaya operasional paling menantang yang pernah dilakukan negara kita," tutur Biden, yang akan dilantik menjadi presiden ke-46 AS pada 20 Januari mendatang.
 
Pidato Biden disampaikan satu hari usai dirinya mengumumkan paket stimulus senilai USD1,9 triliun untuk perekonomian AS, termasuk tambahan USD20 miliar untuk vaksinasi. Rencana Biden ini harus disetujui terlebih dahulu oleh Kongres AS.
 
AS mencatat angka infeksi covid-19 tertinggi di dunia, yakni berkisar 23,5 juta per Jumat kemarin. Sementara angka kematian akibat covid-19 di AS telah mencapai sekitar 391 ribu dari total 2 juta di kancah global.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif