Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: AFP

Putin Akui Memperhatikan Retorika Anti Rusia dari Joe Biden

Internasional vladimir putin joe biden Pilpres AS 2020
Fajar Nugraha • 08 Oktober 2020 06:52
Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan telah mencatat apa yang disebutnya ‘retorika tajam antiRusia’ dari calon Presiden Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Tetapi dia menghargai komentar Biden tentang pengendalian senjata.
 
Putin, dalam komentarnya di televisi pemerintah menjelang Pemilu Presiden AS pada 3 November mengatakan, Rusia akan bekerja dengan setiap pemimpin AS. Tetapi memuji petahana dari Partai Republik, Donald Trump karena mengatakan menginginkan hubungan yang lebih baik dengan Moskow.
 
"Tentu saja kami menghargai ini," kata Putin, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Putin juga membantah sekali lagi tuduhan Washington atas campur tangan Rusia dalam pemilihan AS.
 
Dia mengatakan bahwa konsensus bipartisan AS tentang perlunya menahan Rusia telah menarik diri. Tetapi masih banyak yang telah dilakukan dan bahwa perdagangan bilateral telah tumbuh meskipun ada sanksi AS dan pandemi.
 
"Sejauh menyangkut calon dari Partai Demokrat kami juga melihat retorika antiRusia yang cukup tajam. Sayangnya, kami sudah terbiasa dengan ini," kata Putin dalam sebuah tayangan di televisi pemerintah.
 
Namun dia menambahkan bahwa Biden telah membuat apa yang dia anggap sebagai pernyataan yang menggembirakan tentang New START, pakta senjata nuklir besar terakhir antara Rusia dan Amerika Serikat, yang akan berakhir pada Februari.
 
Moskow dan Washington sejauh ini tidak dapat menyetujui perjanjian baru atau perpanjangan, meskipun utusan Trump untuk pengendalian senjata mengatakan pada Selasa bahwa "kemajuan penting" telah dibuat pada pembicaraan bilateral.
 
"Kandidat Biden secara terbuka mengatakan dia siap untuk perpanjangan New START atau untuk mencapai perjanjian baru untuk membatasi senjata strategis. Ini adalah elemen yang sangat serius dari kerja sama kami di masa depan," kata Putin.
 
Bulan lalu, Putin mengusulkan pengaturan ulang dunia maya dalam hubungan dengan Washington dan menyerukan perjanjian bilateral bahwa mereka tidak akan terlibat dalam campur tangan dunia maya dalam pemilihan masing-masing. Namun menurut Putin, Washington telah mengabaikan proposal itu.
 
"Sayangnya belum ada jawaban untuk ini, masalah yang sangat penting. Meskipun ada klaim terus menerus terhadap kami, tentang tuduhan mencampuri pemilihan yang sama sekali tidak berdasar,” pungkas Putin.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif