Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price. (AFP)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price. (AFP)

AS Minta Penjelasan Israel atas Penutupan Sejumlah LSM Palestina

Medcom • 20 Agustus 2022 13:51
Washington: Israel akan menyediakan informasi tambahan untuk Amerika Serikat terkait penutupan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Palestina, ujar Kementerian Luar Negeri AS sembari, dilansir dari TRT World, Jumat, 19 Agustus 2022.
 
"AS telah menghubungi pejabat Israel, termasuk pada tingkat tinggi, untuk informasi lebih lanjut," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Ned Price dalam konferensi perss, setelah pasukan Israel menggerebek tujuh kantor LSM di Tepi Barat. Israel menuduh ketujuh LSM tersebut menyalurkan bantuan ke kelompok terlarang.
 
"Kami turut prihatin dengan penutupan enam kantor LSM milik Palestina yang dilakukan oleh pasukan keamanan Israel di sekitar Ramallah hari ini," ujar Price kepada wartawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah menghubungi pemerintahan Israel, termasuk pada tingkat tinggi, dan yang berada di Washington serta kedutaan besar kami yang berada di Yerusalem, untuk informasi lebih lanjut mengenai alasan di balik penutupan lembaga tersebut," tambahnya.
 
"AS akan terus menggali informasi tambahan dari Israel,” tegas Price.

Bukti Konkret

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk penutupan ketujuh LSM tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada bukti yang kredibel terkait tuduhan Israel.
 
"Meski pun ada tawaran untuk melakukannya, hingga saat ini pemerintah Israel belum memberikan bukti kredibel untuk menjustifikasi tuduhannya kepada PBB,” berdasarkan pernyataan dari Kantor Hak Asasi PBB
 
"Dengan demikian, penutupan tersebut tampaknya sewenang-wenang," lanjutnya.
 
PBB mengidentifikasikan ketujuh LSM tersebut sebagai Dukungan Tahanan Addameer dan Asosiasi Hak Asasi Manusia; Al Haq; Pusat Penelitian dan Pengembangan Bisan; Pertahanan untuk Anak Internasional – Palestina; Komite Kerja Kesehatan (HWC); Komite Persatuan Kerja Pertanian (UAWC); Komite Persatuan Perempuan Palestina (UPWC).
 
Al Haq, lembaga hak asasi manusia Palestina menuliskan dalam Twitternya yang menyatakan bahwa pasukan Israel “menyita sejumlah barang dan menutup pintu masuk utama dengan plat baja, meninggalkan perintah militer yang menyatakan organisasi ini melanggar hukum” pada Kamis pagi.
 
Sembilan negara Uni Eropa telah mengatakan mereka akan terus bekerja sama dengan kelompok, merujuk pada kurangnya bukti tuduhan dari Israel. (Gracia Anggellica)
 
Baca: Belanda Hentikan Pendanaan untuk LSM Palestina
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif