Polisi Prancis melakukan penjagaan di sekitar lokasi pembunuhan di Nice. Foto: AFP
Polisi Prancis melakukan penjagaan di sekitar lokasi pembunuhan di Nice. Foto: AFP

Pelaku Serangan Nice Berasal dari Tunisia Masuk Melalui Italia

Internasional prancis Kartun Nabi Muhammad Pembunuhan di Nice
Fajar Nugraha • 30 Oktober 2020 05:57
Nice: Jaksa anti-terorisme Prancis mengatakan pria yang membunuh tiga orang di sebuah gereja Nice adalah seorang warga Tunisia berusia sekitar 20 tahun. Dia masuk ke Prancis dari Italia.
 
Baca: Tiga Tewas dalam Serangan di Prancis, Salah Satu Korban Dipenggal.
 
“Pria itu tiba di Italia dengan mencapai Pulau Lampedusa di Mediterania pada 20 September. Kemudian dia melakukan perjalanan ke Paris pada 9 Oktober,” ujar Jean-Francois Ricard pada konferensi pers Kamis 29 Oktober 2020 malam, seperti dikutip AFP, Jumat 30 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Informasi perjalanan tersebut berasal dari dokumen tentang pria dari Palang Merah Italia,” kata Ricard.
 
Pelaku penyerang saat ini dalam kondisi terluka parah. Dia ditembak oleh polisi yang menembakkan sedikitnya 14 peluru ke arahnya, dan sedang dirawat di rumah sakit.
 
Ricard menambahkan bahwa penyerang tidak berada dalam radar badan intelijen sebagai ancaman potensial.
 
Dia merinci adegan mengerikan di dalam gereja di mana seorang pria dan wanita dibunuh oleh penyerang. Korban ketiga, seorang wanita berusia 44 tahun yang berhasil melarikan diri, meninggal di restoran terdekat.
 
Seorang wanita 60 tahun yang tubuhnya ditemukan di pintu masuk gereja, menderita “luka gorok pada sangat dalam, seperti pemenggalan kepala," kata Ricard. Pria berusia 55 tahun itu juga meninggal setelah luka dalam di tenggorokannya.
 
Penyelidikan dibuka untuk pembunuhan dan percobaan pembunuhan sehubungan dengan perusahaan teroris, istilah umum untuk kejahatan semacam itu.
 
“Sebuah Alquran dan dua telepon termasuk di antara barang-barang yang ditemukan pada penyerang. Juga ditemukan adalah pisau yang digunakan dalam serangan itu, dengan bilah berukuran 17 sentimeter,” ucap Ricard.
 
Sebuah tas berisi urusan pribadi penyerang ditemukan berisi dua pisau lain yang tidak terpakai.
 
(AZF)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif