New York sepi karena warga diminta untuk di rumah guna menghentikan penyebaran virus korona covid-19. (Foto: New York Post).
New York sepi karena warga diminta untuk di rumah guna menghentikan penyebaran virus korona covid-19. (Foto: New York Post).

Kematian akibat Covid-19 di AS Lampaui 2.000

Internasional amerika serikat
Marcheilla Ariesta • 29 Maret 2020 11:19
Washington: Kematian akibat virus covid-19 di Amerika Serikat melonjak jadi 2.010 kasus pada Sabtu, 28 Maret 2020. Jumlah ini mencapai 2 kali lipat hanya dalam tiga hari, berdasarkan data Universitas Johns Hopkins.
 
Seperempat dari kematian dilaporkan di New York, wilayah yang paling terkena dampak covid-19 di negara itu. Sementara jika sesuai penghitungan Johns Hopkins, kasus yang dikonfirmasi di AS mencapai 121.000.
 
Presiden AS Donald Trump awalnya berencana untuk mengkarantina wilayah New York dan mungkin New Jersey. Namun, gagasan tersebut ditolak Gubernur New York Andrew Cuomo yang mengatakan Trump tak pernah berdiskusi dengannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika Anda mengatakan kami semua di sini dilarang pergi (dari New York), maka itu namanya lockdown. Kemudian kami akan menjadi Wuhan, Tiongkok, dan itu tidak masuk akal," tutur Cuomo, dilansir dari Channel News Asia, Minggu 29 Maret 2020.
 
Menurut Cuomo, jika New York di-lockdown, maka ekonomi AS akan runtuh dan pemulihannya akan memakan waktu lama. Cuomo mengatakan dia tidak percaya tindakan seperti itu akan berpengaruh.
 
"Mengapa Anda hanya ingin membuat kekacauan total di atas pandemi? Saya tidak paham," imbuhnya.
 
Namun, setelah mendapat protes dari Cuomo, Trump mengatakan mengkarantina New York tidak diperlukan.
 
Melalui Twitter, Trump mengatakan bahwa alih-alih karantina, "imbauan perjalanan" akan diterapkan untuk New York, New Jersey, dan Connecticut. Imbauan akan dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
 
Inti dari imbauan CDC adalah meminta semua warga di tiga negara bagian tersebut untuk "menahan diri" dari melakukan perjalanan domestik "non-esensial" atau tidak penting selama kurun waktu 14 hari.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif