Joe Biden (kanan) dan Bernie Sanders dalam debat kandidat capres Partai Demokrat di Charleston, 25 Februari 2020. (Foto: AFP/JIM WATSON)
Joe Biden (kanan) dan Bernie Sanders dalam debat kandidat capres Partai Demokrat di Charleston, 25 Februari 2020. (Foto: AFP/JIM WATSON)

Biden Ajak Sanders Bersama-sama Kalahkan Trump

Internasional Pilpres AS 2020
Willy Haryono • 11 Maret 2020 10:54
Ohio: Kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden mengajak rival sesama partainya, Bernie Sanders, untuk bersama-sama mengalahkan petahana Donald Trump dalam pemilihan umum November mendatang. Biden dan Sanders adalah dua tokoh terdepan dalam nominasi capres Demokrat.
 
Berbicara usai berjaya dari tiga dari enam pemilihan pendahuluan (primary) Demokrat pada Selasa 10 Maret, Biden mengatakan bahwa ia dan Sanders memiliki "tujuan yang sama."
 
"Saya ingin berterima kasih kepada Sanders dan para pendukungnya untuk energi dan semangat mereka semua," tutur Biden, dilansir dari AFP, Rabu 11 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan bersama-sama mengalahkan Donald Trump. Kita juga akan bersama-sama menyatukan negara ini," sambungnya.
 
Sejumlah media lokal AS memproyeksikan kemenangan besar untuk Biden di Mississippi, yang merefleksikan popularitasnya di kalangan kelompok Afrika-Amerika. Biden juga diproyeksikan berjaya di Missouri dan Michigan.
 
"Terima kasih Michigan!" tulis Biden di Twitter, yang menanti hasil dari tiga daerah lainnya.
 
Mengejutkan banyak pihak, Biden kini menjadi kandidat terkuat untuk menjadi capres Demokrat. Ia sempat tampil buruk dalam kaukus Iowa, bahkan kalah dari beberapa rival yang kini berbalik mendukungnya, yakni Pete Buttigieg dan Amy Klobuchar.
 
Biden kemudian bangkit lewat kemenangan besarnya dalam ajang Super Tuesday, yang memperlihatkan kepercayaan dirinya penuh dalam upaya mendepak Trump.
 
Saat perhatian Biden terfokus untuk menjatuhkan Trump, warga AS khawatir terhadap apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh Sanders. Apakah Sanders akan berjuang hingga akhir seperti saat bersaing dengan Hillary Clinton pada 2016, atau ia akan mundur lebih awal dan mendukung Biden.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif