KTT G7 berlangsung di Carbis Bay,  Cornwall, Inggris pada Sabtu, 12 Juni 2021. (AFP)
KTT G7 berlangsung di Carbis Bay, Cornwall, Inggris pada Sabtu, 12 Juni 2021. (AFP)

Tiongkok Minta G7 Berhenti Menebar Fitnah

Internasional Amerika Serikat g7 Tiongkok ktt g7 as-tiongkok
Willy Haryono • 14 Juni 2021 15:00
London: Tiongkok mengecam keras pernyataan gabungan Group of Seven (G7) yang menyerang Beijing atas beragam isu. Menurut Tiongkok, serangan semacam itu merupakan fitnah yang mengintervensi urusan internal negara.
 
Dalam pernyataan gabungan pada hari Minggu kemarin, jajaran pemimpin G7 menyerang Tiongkok atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang, menyinggung masalah otonomi di Hong Kong, dan juga stabilitas di seantero Selat Taiwan.
 
Ketiga seruan tersebut meliputi isu yang sangat sensitif bagi Tiongkok. Kedutaan Besar Tiongkok di Inggris menyebut pernyataan gabungan G7 telah memperlihatkan "niat jahat beberapa negara seperti Amerika Serikat."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedubes Tiongkok menegaskan bahwa di saat pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman, komunitas global membutuhkan persatuan dan kerja sama, bukan justru permainan politik yang memicu perpecahan.
 
"Kami adalah negara cinta damai yang mendorong kerja sama, tapi juga ada batasan-batasan yang tidak dapat dilewati," ujar Kedubes Tiongkok di London, dilansir dari laman Times Live pada Senin, 14 Juni 2021.
 
"Urusan dalam negeri Tiongkok tidak boleh diintervensi, reputasi Tiongkok juga tidak boleh diserang dengan fitnah, dan kepentingan Tiongkok juga tidak boleh dilanggar," sambungnya.
 
"Kami akan selalu membela kedaulatan nasional dan kepentingan keamanan, dan akan memerangi balik segala bentuk ketidakadilan terhadap Tiongkok," ungkap pihak kedubes.
 
Sebelumnya, Kedubes Tiongkok di London juga telah melayangkan sindiran kepada G7. Menurutnya, hari-hari di saat sekelompok "kecil" negara dapat menentukan nasib dunia sudah lama berlalu.
 
Pihak Kedubes Tiongkok menegaskan bahwa semua negara, baik besar maupun kecil, kuat atau lemah, kaya atau miskin, adalah setara. "Urusan isu-isu dunia seharusnya ditangani melalui konsultasi oleh semua negara," ungkapnya.
 
Baca:  Sindir G7, Tiongkok Tegaskan Grup Kecil Tak Bisa Kuasai Dunia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif