Presiden AS Donald Trump paksa sekolah segera dibuka. Foto: AFP
Presiden AS Donald Trump paksa sekolah segera dibuka. Foto: AFP

Ancam Potong Dana, Trump Paksa Sekolah Dibuka Segera

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 09 Juli 2020 05:45
Washington: Sekolah negeri di Amerika Serikat (AS) dipaksa untuk dibuka kembali, meskipun angka infeksi covid-19 di negara itu terus meningkat. Presiden Donald Trump mengancam akan memotong dana operasional sekolah jika menolak perintahnya.
 
Dalam pernyataannya, Trump mendesak agar sekolah-sekolah dapat dibuka pada musim gugur ini. Presiden dari Partai Republik itu mengambil contoh negara-negara di Eropa yang membuka kembali sekolahnya, setelah angka covid-19 menurun tajam.
 
"Di Jerman, Denmark, Norwegia, Swedia dan banyak negara lain, sekolah buka tanpa masalah,” tulis Trump di akun Twitternya, seperti dikutip USA Today, Kamis 9 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Para Dems (politilsi Partai Demokrat) berpikir itu akan buruk bagi mereka secara politis jika sekolah-sekolah AS buka sebelum Pemilu November, tetapi penting bagi anak-anak dan keluarga. Saya akan potong dana jika sekolah tidak buka!" tegas Trump.
 
Trump mengeluarkan peringatan itu ketika Gugus Tugas Virus Korona Gedung Putih bersiap untuk bertemu di markas Kantor Kementerian Pendidikan AS di Washington.
 
Dorongan Trump untuk membuka sekolah muncul di tengah debat nasional tentang apakah anak-anak harus kembali ke kelas di tengah pandemi covid-19. Ini juga menggemakan seruan Trump di musim semi bagi negara-negara bagian untuk membuka kembali perekonomian. Banyak negara bagian yang dipimpin oleh gubernur dari Partai Republik melakukan perintah Trump, tetapi tempat-tempat seperti Texas dan Florida sekarang melihat lonjakan dalam kasus covid.
 
Pada Selasa, presiden dan ibu negara Melania Trump menggelar acara Gedung Putih yang dirancang untuk mendorong distrik sekolah setempat dibuka kembali pada musim gugur. Acara ini menyediakan forum bagi para guru, administrator, siswa dan orangtua untuk membahas ‘praktik terbaik’ untuk membuka kembali sekolah di seluruh negeri dengan aman.
 
"Semua orang menginginkannya Para ibu menginginkannya. Para ayah menginginkannya. Anak-anak menginginkannya. Sudah waktunya untuk melakukannya,” klaim Trump.
 
Tetapi beberapa kelompok pendidikan mengatakan mereka tidak mempercayai pemerintahan Trump mengetahui apa yang dilakukannya, terutama sehubungan dengan membuka kembali sekolah-sekolah dengan aman bersama diseluruh negara.
 
"Trump belum pernah terbukti kredibel, penyayang, atau bijaksana dalam menghadapi pandemi ini," kata Lily Eskelsen García, guru kelas enam yang menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pendidikan Nasional.
 
"Dia mengabaikan badan intelijen kami yang memperingatkannya tentang pandemi," kata Garcia.
 
Garcia menambahkan bhwa Trump secara terang-terangan mengabaikan dokter dan perawat tentang cara mengatasi virus. “Dia mengabaikan para gubernur tentang membuka kembali ekonomi dengan aman,” pungkas Garcia.
 

(FJR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif