Presiden AS Donald Trump desak tindakan keras ke pedemo meminta keadilan untuk George Floyd. Foto: AFP
Presiden AS Donald Trump desak tindakan keras ke pedemo meminta keadilan untuk George Floyd. Foto: AFP

Kematian George Floyd

Satu Warga Tewas dalam Demo, Trump Desak Tindakan Keras

Internasional amerika serikat Kematian George Floyd
Fajar Nugraha • 02 Juni 2020 08:37
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin 1 Juni mendesak gubernur negara bagian untuk menindak protes atas ketidaksetaraan rasial yang telah melanda kota-kota negara itu. Sementara para pejabat memperpanjang jam malam untuk mencegah malam ketujuh penjarahan dan vandalisme.
 
Baca: Autopsi Independen Sebut Kematian George Floyd karena Dibunuh.
 
Kerusuhan ini merupakan buntut dari pembunuhan warga kulit hitam AS, George Floyd oleh petugas polisi di Minneapolis. Floyd dicekik dengan lutut dari seorang petugas polisi berkulit putih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penduduk dan pemilik bisnis di kota-kota dari New York hingga Santa Monica, California, menghabiskan waktu pada Senin menyapu pecahan kaca dan mengambil sisa dari kerusakan setelah protes berujung kekerasan itu.
 
"Anda harus mendominasi. Jika tidak mendominasi, Anda membuang-buang waktu, mereka akan menghantanmu dan kalian akan terlihat seperti sekelompok brengsek,” kata Trump kepada gubernur dalam panggilan pribadi, seperti dikutip AFP, Selasa, 2 Juni 2020.
 
“Pemerintah federal akan menekan sangat kuat terhadap setiap kekerasan,” tegas Trump.
 
Puluhan kota di seluruh Amerika Serikat tetap berada di bawah jam malam. Jam malam diterapkan pada tingkat yang tidak terlihat sejak kerusuhan menyusul pembunuhan aktivis hak-hak sipil Martin Luther King Jr tahun 1968. Garda Nasional dikerahkan di 23 negara bagian dan Washington, DC.
 
Sementara satu orang terbunuh di Louisville, Kentucky, semalam ketika polisi dan pasukan Garda Nasional membalas tembakan ketika mencoba membubarkan kerumunan. Polisi di Chicago, kota terbesar ketiga di negara itu, menerima lebih dari 10.000 laporan penjarahan, kata Wali Kota Lori Lightfoot dalam suatu pengarahan.
 
Baca: Demo Floyd Meluas ke 25 Kota, WNI Diminta Tetap Waspada.
 
Kerusuhan itu, yang meletus ketika negara itu melonggarkan penguncian yang panjang untuk menghentikan penyebaran virus korona, dimulai dengan protes damai atas kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd, dalam tahanan polisi di Minneapolis, Senin lalu.
 
Rekaman video menunjukkan seorang polisi kulit putih berlutut di leher Floyd selama hampir sembilan menit sebelum dia meninggal. Derek Chauvin, seorang perwira polisi berusia 44 tahun dipecat sejak video dirinya membunuh Floyd beredar.
 
Chauvin telah didakwa dengan pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua. Dia dibebaskan dengan jaminan USD 500.000 atau sekitar Rp7,2 miliar dan dijadwalkan muncul di pengadilan pada 8 Juni.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif