Staf medis mengenakan pakaian pelindung di rumah sakit Zhongnan di Wuhan, Tiongkok. (Foto: AFP)
Staf medis mengenakan pakaian pelindung di rumah sakit Zhongnan di Wuhan, Tiongkok. (Foto: AFP)

Kanada Konfirmasi Kasus Perdana Virus Korona nCoV

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 26 Januari 2020 16:18
Toronto: Sebuah rumah sakit di Toronto, Kanada, mengonfirmasi kemunculan kasus perdana virus korona jenis Novel Coronavirus atau nCoV. Pasien dalam kasus perdana ini merupakan seorang pria berusia 50-an tahun yang belum lama ini mengunjungi Wuhan.
 
"Kami sedang menangani seorang pasien yang terkonfirmasi terjangkit virus korona asal Wuhan, Tiongkok," ucap pernyataan rumah sakit Sunnybrook Health Sciences Centre pada Sabtu 25 Januari.
 
Pihak rumah sakit memaparkan detail perjalanan sang pasien, yakni dari Wuhan menuju Guangzhou, dan kemudian menuju Toronto pada 23 Januari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia tidak berada di kota Toronto untuk waktu lama karena dirinya merasa sakit. Saya rasa dia lebih banyak tinggal di rumah, dan orang-orang yang tinggal bersamanya kini sedang diisolasi," kata Dr. Barbara Yaffe, kepala medis Ontario, dilansir dari Gulf Today, Minggu 26 Januari 2020.
 
Virus korona nCoV telah menewaskan 56 orang di Tiongkok, dengan total kasus di negara tersebut mendekati angka 2.000. Virus itu diyakini pertama kali muncul di sebuah pasar hewan di kota Wuhan, provinsi Hubei, Desember tahun lalu.
 
Meski kasus virus korona ini sudah dikonfirmasi di Kanada, namun sejumlah pejabat mengatakan masih ada satu tes terpisah oleh Pusat Kolaborasi Nasional untuk Penyakit Menular milik pemerintah federal. Virus korona nCoV baru akan sepenuhnya dikonfirmasi jika tes kedua selesai dilakukan.
 
Walau tes kedua belum keluar, Dr. David Williams dari Ontario meyakini pasien di Toronto itu sudah 95 persen terkonfirmasi terjangkit virus korona.
 
Saat ini pasien tersebut berada dalam kondisi stabil di ruang isolasi. Sementara Wali Kota Toronto John Tory mengatakan, ancaman virus korona terhadap publik Australia relatif rendah.
 
Varian baru virus korona ini menimbulkan gejala mirip penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS. Gejala umum yang ditimbulkan meliputi demam, batuk dan sesak napas.
 
Wabah SARS pada 2002-2003 telah menewaskan hampir 800 orang di puluhan negara. Dari total kematian, 44 di antaranya adalah warga Kanada.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif