Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman akan kunjungi Jakarta, minggu depan. (Foto: AFP).
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman akan kunjungi Jakarta, minggu depan. (Foto: AFP).

Putra Mahkota ke Indonesia, Arab Saudi Tak Lagi Jual Mahal

Internasional indonesia-arab saudi
Sonya Michaella • 14 Februari 2019 14:28
Jakarta: Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman direncanakan akan mengunjungi Indonesia pekan depan. Sejauh ini, Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.
 
Baca juga: Kemenlu RI Konfirmasi Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi.
 
Pengamat Timur Tengah dari LIPI, Nostalgiawan, mengatakan bahwa kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman ini akan membuka pintu menuju babak baru hubungan diplomatik Indonesia dan Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kunjungan Pangeran Arab Saudi ini menjadi pembuka babak baru dalam hubungan diplomatik dua negara. Selama ini, terlihat bahwa Indonesia yang terlalu condong dalam hubungan ini,” kata Nostalgiawan kepada Medcom.id, Rabu 14 Februari 2019.
 
Menurut dia, selama ini hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi terlihat timpang. Ketimpangan ini tentu diperlihatkan dari sisi Indonesia.
 
“Kita lihat bahwa Indonesia sering meminta atau memohon perihal kuota haji dan keringanan masalah TKI yang bekerja di Saudi. Namun dengan adanya rencana kunjungan Pangeran Arab Saudi ini, mulai terlihat ketimpangan itu perlahan menghilang,” tutur Nostalgiawan.
 
Nostalgiawan menambahkan, kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman juga menunjukkan bahwa ada reformasi baru di Kerajaan Arab Saudi yaitu tak lagi memberlakukan ‘politik jual mahal’ kepada negara lain, khususnya Indonesia.
 
“Arab Saudi semakin independen dan melakukan kunjungan kenegaraan yang sebenarnya sangat normal dilakukan setiap pemimpin sebuah negara lain ke Indonesia,” ungkap dia lagi.
 
Baca juga: Dubes RI: Pangeran Mohammad ke Indonesia Minggu Depan.
 
Awalnya beredar kabar bahwa kunjungan akan dilakukan pada hari ini. Namun kabar ini dibantah oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegabriel.
 
Dubes Agus mengatakan bahwa kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi dijadwalkan akan dilakukan pekan depan, yaitu 19 Februari 2019.
 
Sumber-sumber komunitas Muslim RI mengatakan Riyadh telah memiliki perubahan sikap terhadap Indonesia sejak konferensi Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) di Bali Oktober lalu. Kegiatan itu dinilai memperlihatkan potensi RI dalam bidang ekonomi.
 
"Pertemuan IMF benar-benar membuka mata bagi banyak pengusaha Arab Saudi," klaim seorang tokoh Muslim Indonesia.
 
"Mereka mengira kami (Indonesia) negara miskin yang hanya menghasilkan pekerja rumah tangga. Mereka terkejut kami membuat kereta, kapal dan pesawat," imbuhnya.
 
Bahkan awal tahun ini, Indonesia merupakan negara tamu dalam Festival Janadriyah tahunan di Arab Saudi. Festival ini merupakan pertunjukkan seni dan budaya bergengsi di Riyadh.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi