Jalan raya di Timaru,, Selandia Baru, Minggu 8 Desember 2019, tergenang banjir akibat badai. (Foto: Timaru District Council)
Jalan raya di Timaru,, Selandia Baru, Minggu 8 Desember 2019, tergenang banjir akibat badai. (Foto: Timaru District Council)

1.000 Turis Terjebak Longsor dan Banjir di Selandia Baru

Internasional selandia baru
Arpan Rahman • 08 Desember 2019 16:48
Fox Glacier: Selandia Baru dilanda beberapa badai kuat sepanjang akhir pekan ini. Hal tersebut memicu tanah longsor dan banjir di South Island, yang membuat sekitar 1.000 turis asing terjebak.
 
Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Sipil dan Urusan Darurat Selandia Baru, sebagian besar wisatawan asing terjebak di pesisir barat kota Fox Glacier dan Franz Josef. Beberapa dari turis dikabarkan terpaksa tidur di mobil masing-masing.
 
Kementerian Luar Negeri Selandia Baru mengaku telah menghubungi beberapa turis yang terjebak di South Island. Sejumlah turis khawatir tanah longsor dan banjir dapat membuat mereka terjebak dalam waktu lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wali Kota Westland Bruce Smith mengatakan kepada New Zealand Herald bahwa makanan dan air bersih telah dipersiapkan untuk dikirim kepada para turis yang terjebak.
 
Menteri Pertahanan Sipil Selandia Baru, Peeni Henare, telah bertolak menuju area terdampak bencana hari ini, Minggu 8 Desember 2019. Namun ia terpaksa harus menempuh rute darat dari Christchurch karena beberapa penerbangan ke South Island dibatalkan.
 
Direktur Pertahanan Sipl Sarah Stuart-Black meminta warga untuk menghindari area terdampak longsor dan banjir. Ia juga meminta agar mereka semua terus memantau perkembangan via internet karena kondisi cuaca "terus berubah dengan cepat."
 
Badan Meteorologi Selandia Baru (Met Service) mengatakan area pusat dan barat North Island berpotensi dilanda badai seperti di South Island. Selain badai, hujan es dan juga tornado kecil diprediksi dapat terjadi.
 
"Hujan deras dengan intensitas setinggi ini dapat memicu banjir bandang, terutama di area dataran rendah," ucap pernyataan Met Service, dirlis dari Guardian.
 
Sementara itu menurut laporan organisasi riset NIWA, lebih dari 300 ribu sambaran petir telah melanda Selandia Baru dan perairan sekitarnya sepanjang hari ini.
 
Di South Island, beberapa ruas jalan utama ditutup karena adanya tanah longsor dan banjir. Sementara di Timaru, status darurat diberlakukan usai Sungai Rangitata meluap. Puluhan ribu orang di wilayah tersebut kehilangan jaringan telepon dan juga internet.
 
Selain di Fox Glacier dan Franz Josef, sejumlah turis juga terjebak di kota Whataroa.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif