Bantuan Internasional Mengalir ke Tonga
Bantuan dari Selandia Baru dan Australia yang hendak dikirim ke Tonga, 13 Februari 2018. (Foto: AFP/AUSTRALIAN DEFENCE/SGT PETER BORYS)
Nuku'alofa: Bantuan internasional mulai mengalir ke sejumlah daerah di Tonga yang dilanda Topan Gita, Rabu 14 Februari 2018. Di saat bersamaan, Fiji lolos dari amuk badai tersebut.

Pesawat militer dari Australia dan Selandia Baru menerbangkan bantuan darurat ke Nuku'alofa, yang diobrak-abrik Topan Gita pada Selasa pagi.

Kedua negara membawa belasan ton bantuan, termasuk terpal, peralatan kebersihan, dan galon air.


Selain bantuan logistik, seperti dikutip Channel News Asia, Rabu 14 Februari 2018, Australia mengirim tim spesilias tanggap bencana.

Fiji khawatir negaranya juga akan bernasib sama seperti Tonga. Topan Gita tiba di Fiji pagi ini, namun indikasi awal menunjukkan tidak ada kerusakan berarti.

Pusat penyelamatan maritim Fiji mengatakan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat badai di pulau-pulau terpencil. Sementara kantor berita FBC melaporkan bahwa tiga rumah serta sejumlah lahan perkebunan hancur diterpa badai.

"Pada tahap ini tampaknya Fiji dapat menganggap dirinya beruntung dalam hal jumlah kerusakan," direktur Kantor Manajemen Bencana Fiji Anare Leweniqila mengatakan kepada Herald Selandia Baru.

Baca: Listrik Padam dan Banjir saat Siklon Landa Tonga

Ahli meteorologi mengatakan topan tersebut meningkat saat bergerak ke arah barat ke laut. Pada Rabu pagi mencapai Kategori Lima.

Siklon utama di Pasifik telah merenggut nyawa manusia yang lebih tinggi dalam beberapa tahun terakhir, Winston membunuh 44 orang di Fiji pada 2016 dan Pam mengklaim ajal 11 orang di Vanuatu pada 2015.




(WIL)