Israel Buka kembali Dua Perlintasan ke Gaza
Warga menyerahkan dokumen perjalanan di perlintasan Erez. (Foto: AFP)
Tel Aviv: Israel memerintahkan agar dua titik perlintasan menuju Gaza kembali dibuka, Minggu 21 Oktober 2018. Empat hari lalu, perlintasan tersebut ditutup setelah adanya roket dari Gaza yang meluncur ke wilayah Israel.

Israel menuduh Hamas, kelompok penguasa Gaza, sebagai dalang di balik peluncuran roket. Israel membalas roket tersebut dengan menggempur 20 target di Jalur Gaza via serangan udara.

Baca: Israel Gempur 20 Target di Jalur Gaza


"Keputusan diambil setelah menurunnya aksi kekerasan di Gaza sepanjang akhir pekan, dan juga usaha Hamas dalam menekan pergerakan demonstran," ucap pernyataan resmi dari kantor Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, seperti dikutip dari media The National.

Rabu kemarin, Menhan Lieberman memerintahkan penutupan perlintasan Kerem Shalom dan Erez setelah sebuah roket dari Gaza mengenai sebuah rumah di Israel selatan. Hamas membantah meluncurkan roket itu, dan mengaku sedang menginvestigasi insiden tersebut.

Masih di hari yang sama, Israel juga menunda pengiriman bahan bakar minyak ke pembangkit listrik Palestina di Gaza yang setiap hari disalurkan. Pengiriman BBM ini diatur dalam sebuah perjanjian yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Unjuk rasa terjadi hampir setiap pekan di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel sejak 30 Maret. Demonstrasi hampir selalu memicu bentrok antar warga Palestina dengan pasukan israel.

Jumat kemarin, ribuan warga Palestina berunjuk rasa di Gaza utara. Namun sebagian besar dari mereka berdiri sedikitnya 100 meter dari pagar perbatasan.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id