18 Warga Palestina Tewas Ditembak Jelang Peresmian Kedubes AS

Fajar Nugraha 14 Mei 2018 18:59 WIB
palestina israel
18 Warga Palestina Tewas Ditembak Jelang Peresmian Kedubes AS
Protes warga Palestina menentang keputusan Donald Trump pindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem (Foto: AFP).
Gaza: Jelang peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalen, kerusuhan pecah di Gaza. 18 warga Palestina tewas ditembak oleh pasukan Israel dalam kejadian ini.
 
(Baca: Pindahkan Kedubes, AS Optimistis untuk Perdamaian Israel-Palestina).
 
"Setidaknya 18 warga Palestina di Gaza telah ditembak mati oleh pasukan Israel setelah bentrokan berdarah meletus di perbatasan," kata seorang pejabat Palestina, seperti dikutip BBC, Senin 14 Mei 2018.
 
Warga Palestina melihat pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sebagai dukungan Negeri Paman Sam untuk pemerintahan Israel atas seluruh Yerusalem. Palestina menganggap wilayah timur Yerusalem sebagai calon ibu kota negara Palestina Merdeka.
 
Pejabat tinggi AS, termasuk putri Presiden Donald Trump, Ivanka dan suaminya, akan menghadiri acara tersebut.
 
Kelompok Hamas yang memimpin di Gaza, telah memimpin protes massal dalam "Great March of Return" selama enam minggu terakhir. Israel mengatakan para demonstran berusaha menembus pagar perbatasan.
 
"Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun termasuk di antara mereka yang tewas pada bentrokan Senin dan lebih dari 900 orang terluka," kata Kementerian Kesehatan Gaza.
 
(Baca: AS Pindahkan Kedubes, Indonesia Tetap Konsisten Dukung Palestina).
 
Dalam bentrokan ini, warga Palestina melemparkan batu sementara militer Israel menggunakan penembak jitu. Warga juga membakar ban yang menimbulkan asap hitam di sekitar perbatasan Gaza.
 
Tentara Israel mengatakan sekitar 10.000 warga Palestina berkumpul di pagar keamanan. Pihak Israel pun menyebutkan pasukannya beroperasi 'sesuai dengan prosedur standar'.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360