Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi. (Foto: AFP).
Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi. (Foto: AFP).

Celana Dalam Baghdadi Dicuri untuk Buktikan Identitasnya

Internasional isis
Marcheilla Ariesta • 29 Oktober 2019 11:58
Ain Al-Baydah: Mata-mata Kurdi Suriah mengatakan mereka mencuri celana dalam pemimpin Islamic State (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi untuk memastikan identitasnya. Mereka kemudian membantu tentara Amerika Serikat (AS) ke tempat persembunyian pemimpin khilafah tersebut.
 
Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mengklaim memainkan peran kunci dalam melacak Baghdadi. Namun, mereka tidak disebut Trump dalam pernyataannya.
 
"Sejak 15 Mei, kami telah bekerja sama dengan CIA untuk melacak al-Baghdadi dan mengawasinya dengan cermat," ucap seorang pejabat senior SDF, Polat Can di Twitter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satu mata-mata kami dapat mencapai rumah tempat Baghdadi bersembunyi," imbuh dia, dilansir dari The Guardian, Selasa, 29 Oktober 2019.
 
Dia melanjutkan, mata-matanya itu mencuri pakaian dalam Baghdadi untuk melakukan tes DNA. Ini agar mereka yakin 100 persen bahwa orang yang bersembunyi di rumah itu adalah al-Baghdadi sendiri.
 
Can menambahkan, lebih dari sebulan lalu tentaranya dan pihak AS telah berencana membunuh Baghdadi. Namun, penarikan pasukan AS dan invasi Turki telah menghentikan operasi khusus mereka.
 
Komandan SDF, Jenderal Mazloum Kobani, membenarkan cerita Can. Menurut dia, agen SDF berada di kompleks Baghdadi ketika serangan itu terjadi.
 
Akhir pekan lalu, al-Baghdadi kembali diumumkan tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan AS. Presiden Donald Trump mengonfirmasi kebenaran tersebut.
 
Saat mengumumkan kematian Baghdadi, Trump menggunakan kata-kata yang tidak pernah diucapkan beberapa presiden AS terdahulu. Ia menyebut Baghdadi berlari ketakutan dan panik, bahkan sempat menangis saat dikejar pasukan AS. "Dia mati seperti seekor anjing," sebut Trump.
 
Sementara itu, seorang pejabat Kementerian Pertahan AS atau Pentagon menyebut jasad Baghdadi telah dikubur di laut. Identitas Baghdadi telah dikonfirmasi 100 persen lewat tes DNA di sebuah fasilitas di Suriah.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif