Kapal tanker Grace 1 milik Iran. (Foto: AFP)
Kapal tanker Grace 1 milik Iran. (Foto: AFP)

Kepolisian Gibraltar Bebaskan Empat Kru Tanker Iran

Internasional inggris iran
Willy Haryono • 13 Juli 2019 14:35
Gibraltar: Kepolisian Gibraltar membebaskan empat kru kapal tanker Iran Grace 1 yang sempat disita pekan lalu atas dugaan melanggar sanksi ekonomi Uni Eropa. Grace 1 diduga menyelundupkan minyak ke Suriah.
 
Dilansir dari laman Asharq al-Awsat, Sabtu 13 Juli 2019, keempat kru dibebaskan dengan uang jaminan dan tanpa tuntutan apapun.
 
Menurut kepolisian Gibraltar, keempatnya dibebaskan dengan syarat, namun tidak mengelaborasi lebih jauh mengenai hal tersebut. Namun Gibraltar mengatakan investigasi mengenai Grace 1 ini terus berlanjut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iran telah mengecam penyitaan Grace 1 oleh Inggris di Gibraltar, dan mengancam akan melakukan tindakan serupa. Gibraltar mengatakan Grace 1 membawa 2,1 juta barel minyak mentah;.
 
Kamis kemarin, London mengatakan tiga kapal Iran berusaha menghalangi sebuah tanker milik Inggris di Selat Hormuz. Namun ketiga kapal Iran itu mundur usai Angkatan Laut Inggris bergerak mendekat.
 
Teheran membantah kala itu berusaha menyita kapal tanker Inggris.
 
Baca: Iran Gagal Sita Kapal Tanker Inggris
 
Kementerian Luar Negeri Iran mengecam penyitaan tanker Grace 1 sebagai tindakan ilegal. Teheran juga menuduh Inggris membantu penyitaan tersebut atas permintaan dari Amerika Serikat.
 
Kemenlu Inggris membantah pernyataan Iran tersebut, dan menganggapnya sebagai tudingan "tak berdasar."
 
Koresponden pertahahan BBC Jonathan Beale mengatakan, meski Inggris mengatakan penyitaan Grace 1 dipimpin otoritas Gibraltar, namun diduga data intelijennya datang dari AS.
 
Penahanan kapal Grace 1 dengan panjang 330 meter (1.000 kaki) terjadi pada waktu yang sensitif dalam hubungan Iran-Uni Eropa. Blok Benua Biru itu memikirkan bagaimana menanggapi Teheran yang mengumumkan akan siap untuk melanggar batas pengayaan uranium yang disepakati dalam kesepakatan nuklir 2015.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif