Seorang anak berlari di tengah badai debu di Mullengudgery di New South Wales, Australia, 20 Januari 2020 (Foto: Handout / Courtesy of Marcia Macmillan / AFP)
Seorang anak berlari di tengah badai debu di Mullengudgery di New South Wales, Australia, 20 Januari 2020 (Foto: Handout / Courtesy of Marcia Macmillan / AFP)

Badai Petir dan Hujan Es Landa Pesisir Timur Australia

Internasional kebakaran hutan cuaca ekstrem australia
Willy Haryono • 20 Januari 2020 16:02
Canberra: Badai petir dan hujan es melanda sebagian pesisir timur Australia, Senin 20 Januari 2020. Cuaca buruk tersebut terjadi bersamaan saat sejumlah wilayah yang dilanda kekeringan di Australia dilanda badai debu.
 
Cuaca ekstrem di Australia terjadi saat negara tersebut sedang berjuang mengatasi krisis kebakaran hutan yang berkobar di tiga negara bagian sejak tahun lalu.
 
Dikutip dari AFP, badai petir dan hujan es melanda ibu kota Canberra. Rekaman video di media sosial Australia memperlihatkan bongkahan es yang merusak sejumlah batang pohon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Otoritas Australia memperingatkan warga untuk "menutupi kendaraan mereka atau memindahkannya dari dekat pepohonan dan tiang listrik."
 
Biro Meteorologi Australia mengimbau masyarakat di tenggara New South Wales, termasuk Sydney, untuk mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem. "Badai petir kemungkinan akan bersifat merusak," ujar biro tersebut.
 
"Ada juga kemungkinan datangnya badai es dan hujan deras yang dapat memicu banjir bandang di beberapa daerah," lanjutnya.
 
Sementara itu, dua orang yang mengunjungi destinasi wisata di Blue Montains dilarikan ke rumah sakit di tengah cuaca buruk. Dua korban terdiri dari seorang remaja 16 tahun yang nyaris tersambar petir secara langsung, dan pria 24 tahun yang terluka usai bersandar di pagar besi.
 
"Kedua korban sangat beruntung. Mereka masih hidup," sebut Greg Marshall dari Ambulance New South Wales.
 
"Jika petir menyambar mereka secara langsung, maka keduanya dipastikan meninggal," sambung dia.
 
Kebakaran hutan di Australia telah membakar lebih dari separuh habitat 100 hewan dan tumbuhan, termasuk 32 spesies terancam punah. Sementara sejumlah pakar lingkungan khawatir krisis kali ini telah membuat lebih dari 1 juta hewan di Negeri Kanguru mati terbakar.
 
Berkobar sejak September tahun lalu, krisis kebakaran hutan di Australia telah menewaskan 28 orang, merusak ratusan rumah dan menghanguskan jutaan hektare lahan.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif