Kemal Kilicdaroglu (tengah) tiba di sebuah proses pemakaman prajurit di Ankara, Turki, 21 April 2019. (Foto: AFP)
Kemal Kilicdaroglu (tengah) tiba di sebuah proses pemakaman prajurit di Ankara, Turki, 21 April 2019. (Foto: AFP)

Pemimpin Oposisi Turki Diserang di Pemakaman Prajurit

Internasional turki
Arpan Rahman • 22 April 2019 15:00
Ankara: Kemal Kilicdaroglu, pemimpin partai oposisi Partai Rakyat Republik (CHP), diserang sekelompok orang dalam sebuah prosesi pemakaman militer di Turki, Minggu 21 April 2019.
 
Kilicdaroglu dilaporkan terkena tendangan dan pukulan dari sekelompok orang di pemakaman satu dari empat tentara yang tewas dalam pertempuran melawan separatis Kurdi di perbatasan Turki-Irak pada Jumat.
 
Bahkan setelah Kilicdaragolu dibawa ke sebuah rumah, serangan tetap berlanjut dan massa menunggunya di area luar. Mereka melempari batu sembari berteriak, "bakar saja rumahnya."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merasa terancam, Kilicdaroglu kemudian meninggalkan rumah itu dengan kendaraan lapis baja. Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar datang ke lokasi dan mencoba menenangkan massa.
 
Selama ini, kelompok nasionalis dan pro pemerintah Turki menuduh CHP bekerja sama dengan Partai Demokratik Rakyat Kurdi (HDP) selama pemilihan umum lokal pada 31 Maret. Kala itu, tingginya suara etnis Kurdi untuk sejumlah tokoh oposisi membuat banyak kandidat dari partai penguasa kalah, termasuk di Ankara dan juga Istanbul.
 
Partai berkuasa, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), mengajukan banding atas hasil pemungutan suara di dua kota tersebut.
 
Kembali ke Kilicdaroglu, kantor gubernur Ankara menegaskan tindakan hukum akan diterapkan kepada para pelaku penyerangan. Tambahan pasukan pengaman juga telah disediakan untuk melindungi Kilicdaroglu.
 
Burhanettin Bulut, seorang anggota CHP, menilai serangan tersebut sebagai hasil dari provokasi jangka panjang AKP terhadap pendukungnya untuk membenci oposisi.
 
"Bahaya dari ujaran kebencian dan aksi kekerasan masih berjaya di negara ini, terutama di wilayah pedesaan," tutur dia kepada Arab News.
 
Tiga tahun lalu, Kilicdaroglu berhasil selamat dari upaya pembunuhan oleh militan Partai Pekerja Kurdi (PKK) di Anatolia. Pada 2014, dia pernah dipukul seorang anggota parlemen.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif