Tanah Longsor di Uganda Tewaskan 39 Orang
Ilustrasi banjir dan longsor. (Foto: Medcom.id)
Kampala: Tanah longsor di enam desa di Uganda menewaskan sedikitnya 39 orang. Longsor akibat hujan deras ini disebut-sebut sebagai yang terburuk di Uganda sejak 2010.

Korban tewas berasal dari salah satu kota di Uganda timur yang berlokasi sekitar 250 kilometer dari ibu kota Kampala. Selain menewaskan puluhan orang, longsor juga membuat 16 lainnya dinyatakan hilang.

"Saya telah menerima berita buruk mengenai tanah longsor di distrik Bududa. Saya meminta warga untuk mengikuti arahan petugas untuk mengantisipasi ancaman selanjutnya," tulis Presiden Uganda Yoweri Museveni, seperti dilansir dari kantor berita Telesur, Jumat 12 Oktober 2018.


Longsor juga melanda Bukalasi, yang terletak di area Gunung Elgon. Tim darurat serta medis sedang melakukan pencarian menyeluruh di wilayah tersebut.

"Sebagian besar korban terkena longsor saat sedang berada di pasar. Longsor membuat beberapa batu besar jatuh ke sungai. Luapan air itu kemudian menerjang masyarakat," tutur Komisioner Manejemen dan Persiapan Bencana Uganda, Martin Owor.

Pada 2010, longsor di Gunung Elgon menewaskan lebih dari 300 orang. Longsor dan banjir adalah dua bencana alam yang biasa terjadi di Uganda saat musim hujan.

"Warga dan hewan sama-sama terkena dampak bencana ini. Komunitas relawan kami berusaha maksimal untuk menyelamatkan mereka semua," ungkap Palang Merah Uganda.




(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id