Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin. MI/Dwi Apriani.
Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin. MI/Dwi Apriani.

Bupati Muba Berbagi Cara Menangani Karhutla

Internasional kebakaran hutan
Theofilus Ifan Sucipto • 06 Desember 2019 16:40
Madrid: Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin membagikan tiga strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diterapkan di daerahnya. Pemerintah Kabupaten Muba tegas meminta swasta mencegah pembakaran lahan.
 
"Tentu kita menegakkan aturan-aturan yang jelas pada perusahaan yang berkonsensi di Musi Banyuasin," kata Dodi di Gedung Ifema Madrid, Spanyol, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Pemkab Muba memberikan syarat ketat untuk perusahaan yang ingin mendapatkan izin. Salah satunya meminta perusahaan menjelaskan cara menjaga lahan konsesinya dari kebakaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan juga harus ada langkah preventif pencegahan dari perusahaan-perusahaan," jelas dia.
 
Pemkab Muba juga mengutamakan pencegahan karhutla. Pemerintah menyosialisasikan pembukaan lahan tanpa membakar kepada masyarakat.
 
"Pemerintah memberi peralatan ringan bagi masyarakat untuk mengurangi potensi pembakaran," tutur Dodi.
 
Pemkab Muba juga mengalokasikan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla. Setidaknya dana yang dianggarkan sebesar Rp2 miliar.
 
"Tapi itu juga digunakan untuk pendidikan dan kesehatan," ucap Dodi.
 
Sementara itu, Project Director Agen Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ) Dicky Simorangkir mengaku tak heran dengan penurunan karhutla di Muba. Dicky menilai hal itu terwujud berkat keseriusan pemerintah daerah.
 
"Semuanya tergantung pada leadershipnya. Kerja sama partnership yang baik dimulai ketika gubernur mendeklarasikan komitmennya untuk green root development," kata Dicky.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif