Hujan telah membantu memadamkan kebakaran hutan di Australia. (Foto: AFP/Peter Parks)
Hujan telah membantu memadamkan kebakaran hutan di Australia. (Foto: AFP/Peter Parks)

Hujan Badai Guyur Area Kebakaran Hutan di Australia

Internasional kebakaran hutan australia
Willy Haryono • 18 Januari 2020 19:05
New South Wales: Hujan deras dan badai petir melanda sejumlah wilayah pesisir timur Australia yang dilanda kebakaran hutan, Sabtu 18 Januari 2020. Kendati membantu upaya pemadaman, kondisi ini berpotensi memicu musibah banjir.
 
Intensitas hujan cukup tinggi di Victoria, New South Wales (NSW) dan juga Queensland, tiga negara bagian yang dilanda krisis kebakaran hutan sejak tahun lalu.
 
Sejumlah jalan utama ditutup di Queensland, dan listrik juga dipadamkan di beberapa area NSW sebagai imbas dari hujan badai. Petugas pemadam di Queensland dan NSW mengaku terbantu oleh guyuran hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak September 2019, krisis kebakaran hutan di Australia telah menewaskan sedikitnya 28 orang, menghancurkan ribuan rumah dan juga membakar jutaan hektare lahan.
 
Petugas pemadam di NSW mengaku akan memanfaatkan kondisi cuaca basah kali ini untuk memadamkan titik api tersisa. Sekitar 75 titik api dilaporkan masih berkobar di NSW hingga hari ini.
 
"Guyuran hujan terus terjadi di beberapa titik api. Namun area Far South Coast dan di sepanjang perbatasan belum menerima guyuran hujan," sebut Dinas Pemadam Kebakaran NSW via Twitter, dilansir dari BBC.
 
Dinas Pemadam Kebakaran NSW juga mengimbau warga untuk "memanfaatkan kondisi saat ini untuk mendiskusikan rencana menghadapi kebakaran" di masa mendatang.
 
Curah hujan di Queensland tercatat sebagai yang terderas dalam beberapa bulan terahir. Sejumlah ruas jalan utama ditutup, dan beberapa permukiman dilanda banjir. Sejauh ini, tidak ada korban tewas atau luka dari area tergenang banjir.
 
Kebakaran hutan masih berkobar di beberapa wilayah di selatan dan tenggara Australia hingga hari ini, termasuk Kangaroo Island yang belum diguyur hujan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif