Dua Warga Palestina Tewas Ditembak di Gaza
Bentrokan di perbatasan Gaza-Israel sudah terjadi sejak Maret 2018. (Foto: AFP)
Gaza: Bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel menyebabkan dua warga Palestina, termasuk seorang relawan paramedis, tewas pada Jumat 10 Agustus 2018. 

Seperti dikutip dari UPI, kematian terjadi di tengah munculnya laporan bahwa Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Israel membantah adanya gencatan senjata, sementara seorang pejabat senior Hamas menyebut perjanjiannya baru akan berlaku pada tengah malam nanti.


Paramedis bernama Abdullah Qatati, yang terkena luka tembak di kepala; dan Ali Saeed Aloul yang berusia 55 tahun, meninggal dunia. Sementara sekitar 240 demonstran terluka dalam bentrokan terbaru.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan bahwa penembak jitu Israel menembaki para pengunjuk rasa. Unjuk rasa ini merupakan bagian dari serangkaian protes pekan ke-20 di sepanjang perbatasan Gaza-Israel. 

Demonstrasi bertajuk 'Pawai Akbar Kepulangan' (Great March of Return) ini menyerukan kembalinya pengungsi Palestina ke rumah dan tanah mereka yang kini sudah diduduki Israel.

Militer Israel mengatakan pengunjuk rasa Palestina sempat melemparkan granat ke Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Gaza utara dalam bentrokan terbaru.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 159 warga Palestina tewas sejak protes di sepanjang perbatasan dimulai pada 30 Maret.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id