Presiden Iran Hassan Rouhani di kota Yazd saat mengumumkan penemuan ladang minyak baru, Minggu 10 November 2019. (Foto: AFP/HO/Iranian Presidency)
Presiden Iran Hassan Rouhani di kota Yazd saat mengumumkan penemuan ladang minyak baru, Minggu 10 November 2019. (Foto: AFP/HO/Iranian Presidency)

Iran Klaim Ladang Minyak Baru Mampu Hasilkan 50 Miliar Barel

Internasional nuklir iran iran
Willy Haryono • 10 November 2019 18:05
Yazd: Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim bahwa negaranya telah menemukan sebuah ladang minyak baru di provinsi Khuzestan, Minggu 10 November 2019.
 
Ia mengklaim ladang baru ini dapat menghasilkan lebih dari 50 miliar barel minyak mentah. Angka fantastis tersebut dapat meningkatkan sepertiga dari total cadangan minyak mentah Iran saat ini.
 
"Saya mengatakan kepada Gedung Putih bahwa saat Anda menjatuhkan sanksi terhadap penjualan minyak Iran, para pekerja dan teknisi kami di sini mampu menemukan 53 miliar barel minyak," ungkap Rouhani, merujuk pada Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


AS menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun lalu, dan kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Iran. Salah satu fokus dari sanksi tersebut adalah sektor perminyakan Teheran.
 
Dikutip dari DW, ladang minyak terbaru ini dapat menjadi yang kedua terbesar di negara tersebut. Ladang minyak terbesar di Iran saat ini adalah Ahvas, yang diestimasi dapat memproduksi 65 miliar barel minyak mentah.
 
Penemuan ladang minyak diumumkan beberapa hari usai Iran menyatakan siap melanjutkan proses peningkatan pengayaan uranium -- sebuah pelanggaran terhadap perjanjian nuklir bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
 
JCPOA ditandatangani Iran dan sejumlah negara besar, termasuk AS, pada 2015.
 
Ali Akbar Salehi, Kepala Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan bahwa produksi pengayaan uranium negaranya kini mencapai lima kilogram per hari, dari hanya 450 gram dua bulan lalu.
 
Salehi menambahkan Iran tengah mengembangkan prototipe sentrifugal terbaru, IR-9, yang dapat bekerja 50 kali lebih cepat dari mesin IR-1.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif