Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan PM Hungaria Viktor Orban ancam buka keran imigran ke Eropa. Foto: AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan PM Hungaria Viktor Orban ancam buka keran imigran ke Eropa. Foto: AFP

Turki Ancam Buka Gerbang bagi Imigran Masuk ke Eropa

Internasional imigran gelap turki
Sonya Michaella • 08 November 2019 11:36
Budapest: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan membuka gerbang bagi jutaan pengungsi yang ingin masuk ke Eropa. Ia berbicara dengan didukung oleh Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban.
 
Ancaman ini terkait dengan tidak adanya dukungan Uni Eropa dalam bentuk dana untuk membangun zona aman bagi 3,6 juta pengungsi Suriah di Turki.
 
“Jika memang rencana saya tidak didukung, saya akan membuka gerbang di Turki dan pengungsi akan menuju tempat yang kita semua sudah tahu, yaitu Eropa,” ancam Erdogan, dikutip dari AFP, Jumat 8 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erdogan mengatakan, Turki telah dikhianati setelah mereka ditunjuk sebagai negara solidaritas internasional, tetapi Uni Eropa tak memperjuangkan keinginan mereka.
 
“Kami (Turki) adalah negara yang memberi makan jutaan pengungsi. Anda telah mengingkari janji Anda,” ucap Erdogan lagi.
 
Uni Eropa sempat menangguhkan penggelontoran dana tambahan karena Turki telah melakukan penahanan atas kejadian kudeta. Turki juga memecat sekitar 12 ribu orang sehingga kehilangan pekerjaan dan memberangus media.
 
Selain itu, Turki juga berencana memberlakukan kembali hukuman mati. Padahal negara-negara anggota Uni Eropa tidak memberikan izin adanya hukuman tersebut.
 
Menurut Erdogan, Uni Eropa hanya mengirimkan dana sekitar USD700 juta, tidak ada separuh dari dana yang dijanjikan. Sedangkan, Erdogan mengklaim telah menghabiskan dana negara sebesar USD15 miliar dan sempat menerima bantuan dari PBB sebesar USD550 juta.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif