Puing-puing pesawat Ukraina International Airlines yang jatuh di Iran. Foto: AFP
Puing-puing pesawat Ukraina International Airlines yang jatuh di Iran. Foto: AFP

Kotak Hitam Pesawat Ukraina Berhasil Ditemukan

Internasional kecelakaan pesawat iran
Fajar Nugraha • 08 Januari 2020 19:04
Teheran: Kotak hitam dari pesawat Ukraina yang jatuh di Teheran, Iran, sudah ditemukan. Namun pihak Iran menolak untuk menyerahkan kotak hitam itu ke Boeing, manufaktur dari pesawat itu.
 
Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Iran AliAbedzadeh mengatakan, tidak jelas ke negara mana Iran akan mengirim kotak itu sehingga datanya dapat dianalisis.
 
Pesawat Ukraine International Airlines jenis Boeing 737 jatuh sebelumnya pada Rabu 8 Desember 2020, di Bandara Internasional Imam Khomeini. Kecelakaan menewaskan semua 176 orang di atas kapal tidak lama setelah lepas landas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan dari pesawat, umumnya dikenal sebagai kotak hitam, telah ditemukan,” ujar media Iran, IRIB, seperti dikutip CNN, Rabu, 8 Desember 2020.
 
“Kotak hitam dapat memberikan bukti penting tentang apa yang terjadi pada pesawat yang mengarah ke kecelakaan itu,” imbuh laporan itu.
 
Seorang juru bicara Boeing mengatakan kepada CNN bahwa mereka "mengetahui laporan media dari Iran dan kami mengumpulkan lebih banyak informasi." Sementara Ukraina International Airlines menolak mengomentari penyebab kecelakaan itu.
 
Namun Presiden maskapai Yevhenii Dykhne mengatakan bahwa bandara Teheran ‘bukan bandara sederhana.’ “Seorang pilot memerlukan beberapa tahun pelatihan di bandara. Tidak mungkin ada kesalahan oleh kru," katanya.
 
Kecelakaan itu terjadi hanya beberapa hari sebelum CEO Boeing yang baru menggantikan Dennis Muilenburg, yang digulingkan pada Desember.
 
Raksasa penerbangan Amerika itu masih terhuyung-huyung setelah dua kecelakaan Boeing 737 Max, yang menewaskan 346 orang. 737 Max dilarang terbang di seluruh dunia sejak Maret, dan perusahaan telah berjuang untuk mendapatkan izin pesawat kembali ke udara.
 
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah posting di Facebook bahwa ia akan membatalkan sisa perjalanannya saat ini ke Oman dan akan kembali ke Kiev karena kecelakaan itu. "Belasungkawa tulus saya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari semua penumpang dan anggota kru," pungkas Zelensky.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif