Israel Tembak Mati Tujuh Orang di Perbatasan Gaza
Bentrokan terjadi di sepanjang perbatasan Gaza-Israel sejak Maret 2018. (Foto: AFP)
Gaza: Pasukan Israel menembak mati tujuh warga Palestina di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, Jumat 12 Oktober 2018. Penembakan terjadi di tengah bentrokan rutin dua kubu di sepanjang perbatasan Gaza-Israel yang sudah terjadi sejak Maret lalu.

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut empat dari tujuh warga Palestina itu ditembak mati dalam satu insiden. Sementara tiga lainnya tewas dalam beberapa peristiwa terpisah di sepanjang pagar perbatasan.

"Sekitar 140 orang juga terluka dalam bentrokan ini," ungkap Kemenkes Gaza, seperti dilansir dari Telesur.


Sementara itu dari kubu Israel, disebutkan bahwa pihaknya berhasil menembak sebuah grup yang "menerobos masuk melalui pagar." Israel menyebut unjuk rasa Palestina pekan ini diikuti sekitar 15 ribu orang.

Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus menuliskan di Twitter bahwa ada satu grup warga Palestina yang "meledakkan bom di pagar perbatasan Israel-Gaza, sehingga para pengunjuk rasa dapat menerobos masuk."

Data Kemenkes Gaza mencatat sekitar 200 warga Palestina tewas dalam bentrokan di tengah demonstrasi bertajuk March of Return sejak 30 Maret.

Gaza telah diblokade Israel sejak 2007, yang memicu krisis kemanusiaan karena kurangnya akses warga terhadap obat-obatan, makanan, air bersih dan lainnya.

Israel menuduh March of Return ini sengaja dimanfaatkan Hamas, kelompok penguasa Gaza, untuk melancarkan serangan ke Tel Aviv. Sementara warga Palestina menegaskan demonstrasi digelar untuk menuntut kembali tanah mereka, yang kini telah menjadi milik Israel.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id