Hamas Serukan Pembentukan Dewan Nasional Baru
Warga Gaza mengibarkan bendera Palestina, Mesir, Hamas dan Fatah, 12 Oktober 2017. (Foto: AFP/MAHMUD HAMS)
Jalur Gaza: Kelompok Hamas menekankan pentingnya rekonsiliasi nasional sebagai solusi strategis terhadap beragam masalah yang menimpa masyarakat Palestina.

Rekonsiliasi yang dimaksud adalah perseteruan antara Hamas dengan kelompok rivalnya, Fatah. Selama ini, kedua kelompok tersebut kerap berbeda pandangan mengenai solusi pendirian negara berdaulat Palestina.

Seorang sumber resmi di Hamas mengatakan kepada kantor berita Quds Press bahwa, "proses rekonsiliasi membutuhkan pembubaran Dewan Nasional yang saat ini ada di Ramallah, dan membentuk dewan nasional baru di bawah naungan negara Arab. Mesir telah direkomendasikan terkait hal ini."


"Pentingnya untuk membentuk dewan nasional baru dengan berbasis demokrasi, dan sesuai dengan hasil pertemuan Beirut dan perjanjian Kairo pada 2011," lanjut dia, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Rabu 23 Mei 2018.

Baca: Perselisihan Fatah-Hamas kembali Hambat Rekonsiliasi

"Rekonsiliasi juga membutuhkan pencabutan sanksi oleh Otoritas Palestina terhadap Jalur Gaza," tegas dia.

Ia menyebut jika dewan nasional baru nantinya terbentuk, maka tugas selanjutnya adalah menggelar pemilihan umum. 

Pada April lalu, Dewan Nasional Palestina (PNC) menggelar pertemuan perdana sejak 22 tahun terkahir di Ramallah, Tepi Barat. Hamas, dan faksi PFLP, tidak menghadiri pertemuan tersebut.

Dewan Nasional adalah otoritas legislatif tertinggi yang merepresentasikan masyarakat Palestina, baik di dalam maupun luar negeri. Dewan ini terdiri dari 750 anggota.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id