Liga Arab Siap Konfrontir Klaim Yerusalem Milik Israel
Protes warga Palestina menentang pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem (Foto: AFP).
Kairo: Menteri-menteri luar negeri negara anggota Liga Arab ditugaskan mempersiapkan rencana komprehensif melakukan konfrontasi atas keputusan Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
 
Rencana ini termasuk juga diarahkan kepada negara lain selain AS yang bermaksud memberikan pengakuan tersebut.
 
Keputusan ini diambil saat pertemuan Liga Arab di Kairo, menyusul pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei lalu. Selain meledaknya bentrokan antara pasukan Israel dengan warga Gaza yang menewaskan 63 warga Palestina, turut menjadi perhatian.
 
Diketahui oleh Arab Saudi, para menteri luar negeri ini pun menugaskan Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk membentuk panel ahli internasional independen untuk mengatasi pembantaian dan kejahatan yang dilakukan oleh Israel di Gaza.
 
"Para Menlu Liga Arab menegaskan kembali penolakan dan kecaman terhadap pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat," pernyataan pihak Liga Arab, seperti dikutip Aawsat, Jumat 18 Mei 2018.
 
Mereka juga mengecam Guatemala yang turut serta memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem pada Rabu 16 Mei. "Liga Arab akan mengambil langkah politik dan ekonomi untuk melawan pengakuan itu," tegas pernyataan itu.
 
Selain itu para Menlu Liga Arab juga mendesak komunitas internasional serta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), untuk menindaklanjuti dengan implementasi dari resolusi yang berkaitan dengan Yerusalem.
 
Isu Yerusalem merupakan salah satu faktor dalam solusi final konflik Palestina-Israel. Liga Arab menegaskan, konflik ini harus diatasi melalui negosiasi dan terkait dengan resolusi DK PBB.
 



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360