Imam Masjid Al-Azhar Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
Bangunan kompleks konsulat AS di Yerusalem yang diperkirakan menjadi gedung Kedubes AS di Yerusalem (Foto: AFP).
Kairo: Pemimpin utama Muslim Mesir mengecam langkah Amerika Serikat yang memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv, Israel ke Yerusalem. Hal tersebut dinilai mengganggu stabilitas perdamaian dunia.

"Pemilihan waktu untuk pemindahan kedutaan besar AS menunjukkan preferensi terhadap logika arogansi dan kekuasaan dengan mengorbankan nilai keadilan, yang membuatnya jauh dari stabilitas dan perdamaian," kata Imam masjid al-Azhar Mesir Sheikh Ahmed al-Tayeb dalam keterangan persnya, dilansir dari Antara, Selasa, 15 Mei 2018.

Pemimpin Israel dan utusan AS, termasuk Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan putri Presiden Donald Trump serta menantu laki-lakinya, Ivanka Trump dan Jared Kushner, menghadiri acara menandai pembukaan gedung kedutaan baru pada Senin, 14 Mei 2018.


Al-Tayeb mengatakan, tindakan AS tersebut telah menyakiti perasaan 1,5 miliar umat Muslim di seluruh dunia. Dia menyerukan warga dan lembaga sipil untuk mengambil tindakan secara damai.

"Tindakan untuk mengungkapkan penolakan terhadap sikap negara yang memihak kelompok Zionis dengan mengorbankan hak Arab Palestina," pungkas Al-Tayeb.



(SCI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id