Ilustrasi tali yang digunakan untuk hukum gantung dalam eksekusi terpidana mati. (Foto: AFP)
Ilustrasi tali yang digunakan untuk hukum gantung dalam eksekusi terpidana mati. (Foto: AFP)

Iran Eksekusi Gembong Narkoba Berjuluk 'Buaya Teluk'

Internasional narkotika internasional iran
Arpan Rahman • 26 Januari 2020 13:09
Teheran: Iran telah mengeksekusi mati seorang gembong narkotika berjuluk 'Buaya Teluk Persia' sekaligus membongkar jaringan penyelundupannya. 'Sang Buaya' ditangkap saat ia dan jaringannya sedang memindahkan lebih dari 100 ton narkoba di perairan internasional.
 
Selain pria 36 tahun itu, Iran juga mengeksekusi mati seorang kaki tangannya. Iran dikenal sebagai negara yang mengeksekusi ratusan narapidana pada setiap tahunnya.
 
Kelompok Amnesty International mengatakan, Iran mengeksekusi setidaknya 253 orang sepanjang 2018. Angka tersebut menurun 50 persen dari 507 pada tahun sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Amnesty, menurunnya angka eksekusi di Iran terkait dengan diubahnya aturan anti-narkoba yang sebelumnya begitu ketat. Meski ada sedikit kelonggaran, peredaran narkoba di level internasional tetap berujung hukuman mati.
 
"'Sang Buaya' beroperasi di bawah sejumlah nama samaran," kata kepala jaksa provinsi Ali Salehi kepada kantor berita ISNA.
 
"Ia memimpin salah satu jaringan terbesar dan terganas di Iran dan kawasan," sambungnya, disitir dari BBC, Sabtu 25 Januari 2020. Iran tidak menyebutkan metode eksekusi, namun biasanya dilakukan dengan cara hukum gantung.
 
Beberapa bawahan 'Sang Buaya' dijatuhi vonis penjara lima tahun atau denda dalam jumlah besar. Geng tersebut juga diketahui sering melakukan praktik pencucian uang, dan menggunakan profit dari peredaran narkoba untuk membeli sejumlah properti mewah -- beberapa telah disita Pemerintah Iran.
 
Otoritas Iran menolak mengungkap identitas asli "Sang Buaya," dan hanya memberikan inisial "AZ" untuk pemimpin geng, dan "MH" kaki tangannya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif