Gedung pelayanan publik terbaru yang diresmikan oleh Menlu Retno Marsudi di Jeddah, Arab Saudi. (Foto: Dok.Kemenlu RI).
Gedung pelayanan publik terbaru yang diresmikan oleh Menlu Retno Marsudi di Jeddah, Arab Saudi. (Foto: Dok.Kemenlu RI).

WNI di Abu Dhabi dan Jeddah Nikmati Pelayanan Publik Satu Atap

Internasional kemenlu pelayanan publik
Fajar Nugraha • 05 Maret 2019 06:04
Jeddah: Mempermudah layanan untuk warga negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di luar negeri menjadi satu keharusan bagi Pemerintah Indonesia. Pelayanan publik satu atap menjadi solusinya.
 
Kementerian Luar Negeri RI pun membuka pelayanan publik satu atap di Abu Dhabi dan juga Jeddah, Arab Saudi. Konsentrasi WNI yang berada di dua negara itu jelas sangat besar.
 
“Pelayanan publik satu atap atau pelayanan terpadu menjadi suatu kebutuhan saat ini, khususnya seperti di Arab Saudi. Pelayan terpadu juga telah dipermudah dengan kemajuan teknologi saat ini,” ujar Menlu Retno Marsudi saat meresmikan gedung pelayanan satu atap di Jeddah, Arab Saudi, Senin, 4 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Menlu Retno juga meresmikan Gedung Pelayanan Publik Satu Atap di Abu Dhabi pada 2 Maret. Kedua gedung tersebut adalah pelayanan publik satu atap pertama di Perwakilan RI di Wilayah Timur Tengah.
 
Dengan peluncuran gedung tersebut, ke depan seluruh pelayanan publik bagi WNI dan orang asing akan dilayani di dalam satu gedung, dalam satu alur pelayanan dan menggunakan satu sistem pelayanan.
 
WNI di Abu Dhabi dan Jeddah Nikmati Pelayanan Publik Satu Atap
Menlu Retno Marsudi resmikan gedung pelayanan publik terpadu di Jeddah. (Foto: Dok.Kemenlu RI).
 
Sebelum adanya gedung ini, setidaknya tiga pelayanan publik yang saling terkait yaitu pelayanan kekonsuleran, pelayanan ketenagakerjaan, pelayanan keimigrasian dan pelayanan perlindungan WNI dilayani di gedung dan dengan sistem pelayanan yang terpisah.
 
"Memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat dan nyaman di Kemlu dan di Perwakilan RI adalah mimpi yang terus kami perjuangkan. Karena itu, pelayanan publik telah kami jadikan salah satu ukuran kinerja utama Perwakilan RI,” imbuh Menlu Retno, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima Medcom.id, Selasa, 5 Maret 2019.
 
“Alhamdulillah, sejak 2018 secara bertahap Perwakilan-Perwakilan RI sudah mulai menerapkan konsep pelayanan satu atap tersebut", tutur Menlu Retno di depan puluhan mitra kerja Arab Saudi yang menghadiri acara peresmian gedung tersebut di Jeddah.
 
Seperti diketahui, sejak 2015, Kemenlu telah mulai membangun sistem pelayanan yang terintegrasi di seluruh Perwakilan RI. Sistem tersebut diresmikan Presiden RI pada Oktober 2018 di KBRI Seoul, Korea Selatan. Dengan selesainya sistem tersebut pada tahun 2017, sejumlah Perwakilan sudah mulai melakukan penyesuaian dengan menyiapkan infrastruktur pelayanan satu atap.
 
Sebelum di Abu Dhabi dan Jeddah, sejumlah Perwakilan RI lainnya telah menerapkan konsep pelayanan satu atap antara lain di Konsulat RI Tawau, Malaysia, dan Konsulat Jenderal RI Chicago, Amerika Serikat.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif